Pembunuh Janda di Depeha Akhirnya Terungkap

picsart 06 07 06.06.28
PELAKU DIAMANKAN - Pelaku I Gede Budiadnya alias Sabar (40), saat diamankan di Mapolres Buleleng, Senin (7/6/2021)

Singaraja, DENPOST.id

Setelah 11 bulan, kasus pembunuhan janda Desak Putu Sekar (50) di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan akhirnya terungkap. Sebanyak 30 orang saksi, baik keluarga dan tetangga telah diminta keteranganya hingga menemukan titik terang yang mengarah ke salah satu orang.

Dia adalah I Gede Budiadnyana alias Sabar (40), dari Banjar Dinas Dangin Pura diamankan ke Mapolres Buleleng, setelah berbagai proses penyelidikan dan mengarah ke yang bersangkutan.

Kapolres Buleleng, AKBP Made Sinar Subawa, dalam keterangan persnya, Senin (7/6/2021) mengatakan pengungkapan kasus ini, berawal dari handphone merk Ssamsung Galaxy Grand Prime warna hitam dengan IMEI (International Mobile Equipment Identity ) milik korban. Tim polres dibantu Polda Bali, berupaya untuk bisa menghidupkan handphone tersebut, dan mendapatkan titik terang. Akhirnya, Sabar diamankan, Minggu (5/6/2021) oleh Reskrim Polres Buleleng. “Pelaku mengakui perbuatan tersebut. Dan ia juga sempat bertetangga dengan korban di Dusun Dangin Pura dan korban kawin ke Dusun Dauh Pura,” ungkapnya.

Pelaku nekat membunuh lantaran kesal saat membeli minuman dengan harga Rp6.000 tapi Sabar hanya punya uang Rp5.000 dan korban (Desak Putu Sekar) menyuruh tersangka minum air got saja, sehingga tersangka kesal dan menghabisi korban.

Baca juga :  Gianyar Sabet Penghargaan APE Kategori Utama

Kekesalan lain dari pelaku I Gede Budiadnyana, juga dibumbui dengan pilih kasihnya korban meminjamkan uang. Pelaku sempat hendak meminjam uang, namun ditolak korban. Sabar merupakan residivis dan pernah melakukan pencurian di beberapa TKP lain di wilayah hukum Kubutambahan. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP dengan ancam hukuman pidana penjara paling lama dua belas tahun.

Sebelumnya, Desak Putu Sekar ditemukan bersimbah darah di tokonya sendiri. Korban tergeletak, serta tidak bernyawa dengan luka menganga di kepala belakang. Sebelum kejadian, pukul 12.00 Wita, korban masih terlihat berjualan di tokonya. Korban merupakan janda yang ditinggal sendirian oleh suaminya sekitar 4 bulan yang lalu, karena meninggal. Keseharian korban hanya berdagang/buka toko dengan menjual sembako. (118)

Baca juga :  Difabel Harapkan Kunjungan Warga ke Rumah Bisabilitas Denpasar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini