Sidak RS dan Puskesmas, Dewan Gianyar Temukan Ini

picsart 06 07 08.15.08
MONEV RS - Komisi IV DPRD Gianyar, saat monev ke rumah sakit, Senin (7/6/2021).

Gianyar, DENPOST.id

Komisi IV DPRD Gianyar, menggelar monitoring dan evaluasi (monev) atau sering disebut inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah sakit (RS) dan puskesmas. Dewan Gianyar monev ke  RSUD Sanjiwani Gianyar, Puskesmas Ubud 1 dan RSU Payangan, Senin (7/6/2021).

Dalam monev tersebut, Dewan Gianyar menemukan sejumlah temuan, di antaranya ruangan kelas 3 di gedung baru RSUD Sanjiwani Gianyar justru lebih sedikit dibanding kelas 2 dan kelas 1. Sementara di Puskesmas Ubud 1, Dewan Gianyar menemukan kursi ruang tunggu rusak, namun dibiarkan.

Baca juga :  Pangerupukan di Gianyar Tanpa Ogoh-ogoh

Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Ni Made Ratnadi, mengatakan hasil monev di RSUD Sanjiwani Gianyar perbandingan ruangan kelas tidak sesuai. Di mana, ruang kelas 3 lebih sedikit dari ruang kelas 2 dan kelas 1. “Kenapa kelas 3 kamarnya lebih sedikit. Sedangkan di Gianyar, masyarakat dominan di kelas 3,” kata Ratnadi.

Ratnadi berharap kasus kehabisan kamar dan pasien diminta naik kelas tidak terulang kembali. “Jangan sampai masyarakat Gianyar disuruh bayar karena kehabisan kamar kelas 3,” tegasnya.

Baca juga :  TRC BPBD Jembrana Tangani Pohon Perindang Roboh

Srikandi PDI Perjuangan mendesak rumah sakit melayani pasien kelas 3 meskipun penuh. “Kalau masyarakat punya kartu kelas 3 dan kalau ruangan penuh tetap tidak bayar 2×24 jam meskipun ditaruh di VIP. Setelah itu, RS berkewajiban pindahkan pasien ke kelas 3,” harap Ratnadi.

Sementara temuan di Puskesmas Ubud 1, Dewan  Gianyar kaget karena ada kursi tunggu roboh dibiarkan begitu saja. Selain itu, Puskesmas Ubud 1 yang punya ruangan rawat inap justru yang menginap sangat rendah. Ironisnya, malah klinik swasta justru dicari oleh wisatawan asing untuk berobat.

Baca juga :  Pandemi Covid-19, Perajin Patung di Sedang Alih Profesi

Sementara di RSU Payangan, Dewan Gianyar tidak menemukan adanya hal yang perlu mendapat koreksi. Selain gedungnya baru, secara kualitas dan perencanaan sangat baik. Demikian juga dedikasi tenaga kesehatan sangat tinggi. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini