Jerinx Bebas, Sang Ayah Harapkan Jadi Lebih Baik

Jerinx Resmi Bebas, Sang Ayah Harapkan Jadi Lebih Baik
BEBAS - Drumer grup band SID, I Gede Astina alias Jerinx, sesaat setelah bebas, Selasa (8/6/2021).

Kerobokan, DENPOST.id

Drumer grup band SID, I Gede Astina alias Jerinx, Selasa (8/6/2021) bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2 A Denpasar. Jerinx yang dipenjara terkait ujaran kebencian kasus IDI kacung WHO, dijemput pihak keluarga dan kuasa hukumnya, I Wayan “Gendo” Suardana.

Keluar dari pintu gerbang lapas, Jerinx mengenakan baju kemeja hitam dengan sisiran rambut rapi. Didampingi istrinya, Nora Alexandra Jerinx, langsung menuju mobil tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. “Mohon maaf rekan-rekan, Jerinx belum bisa memberikan statemen terkait kebebasannya. Nanti akan dicarikan waktu,” sahut Gendo.

Baca juga :  Inspektorat Jembrana Akan Audit Dana Subak Tegalgintungan

Sementara, I Wayan Arjono, ayah kandung Jerinx, mengatakan, setelah bebas anaknya akan langsung melukat atau membersihkan diri secara spritual. “Nanti dilukat di tempat ida rsi. Tentunya setelah itu dia akan beristirahat di rumah,” bebernya.

Arjono berharap ke depannya Jerinx bisa lebih baik dan tetap berjuang demi kepentingan orang banyak dan membela kepentingan orang banyak. “Seluruh keluarga kami adalah pejuang dan kami tidak mungkin mengkhianati perjuangan leluhur kami,” katanya.

Baca juga :  Bentrok di Sesetan, Tiga Orang Luka, 14 Diamankan Polisi

Sebelumnya, perkara yang menjerat Jerinx berawal dari laporan IDI Bali ke Polda Bali atas tuduhan pencemaran nama baik lewat akun media sosial Instagram pribadi Jerinx @jrxsid, pada 13 Juli 2020. Dalam tulisannya, Jerix menyebut jika IDI dan rumah sakit merupakan kacung WHO.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Unit Siberia Direktorat Reskrim Khusus Polda Bali, Jerinx menjalani sidang di PN Denpasar. Dan menjelis hakim menjatuhkan vonis 1 tahun 2 bulan penjara kepada Jerinx. Dia dinilai melanggar Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 54A ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (124)

Baca juga :  Pemandu Tamu Mulai Rasakan Penurunan Kunjungan Turis Tiongkok

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini