Pemilik Usaha Olahan Kacang Didenda Rp 1 Juta

Pemilik Usaha Olahan Kacang Didenda Rp 1 Juta
TIPIRING – Pemilik usaha olahan kacang, Ni Ketut Indah Partiningsih, saat menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring), Rabu (9/6/2021).

Dauh Puri Kauh, DENPOST.id

Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan denda Rp 1 juta subsider 7 hari kurungan kepada pemilik usaha olahan kacang di Jl. Meduri, Banjar Kertapura, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur (Dentim), Ni Ketut Indah Partiningsih. Denda dijatuhkan dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring), Rabu (9/6/2021), di ruang sidang PN Denpasar setempat.

Sidang dipimpin Hakim Angeliky HD, S.H., M.H., didamping Panitera IAG Wiadnyani. Begitu denda dijatuhkan, Indah Partiningsih memilih langsung membayar denda ketimbang menjalani hukum kurungan selama sepekan.

Baca juga :  Hendak Curi Celana Dalam, Pemuda Linglung Nyaris Tewas Dihakimi Warga

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Ayu Indi Kosala Dewi, mengatakan, pemilik usaha olahan kacang tersebut membuang limbah sembarangan ke sungai. Hal ini melanggar Perda No 1 tahun 2015 dengan ancaman denda maksimal Rp 50 juta. ”Banyak pertimbangan meringankan denda yang dijatuhkan hakim kepada pemilik usaha olahan kacang tersebut, karenanya hanya kena Rp 1 juta’’ kata Kosala Dewi.

Dia mengatakan, pemilik usaha olahan kacang siap mengikuti aturan dan tidak membuang limbah sembarangan ke sungai dengan membuat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). “Apa yang disampaikan di hadapan majelis hakim harus diikuti dan dipatuhi. Kalau dalam waktu dua minggu tidak mengikuti aturan, Dinas LHK bersama PPNS dan aparat desa turun kembali mengambil tindakan tegas dengan melayangkan surat peringatan (SP) dan mengajukan pemilik uaha olahan kacang kembali ke sidang tipiring,” ancamnya. (103)

Baca juga :  Jumlah Pasien Terus Meningkat, yang Sembuh Capai 280

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini