Kasus Dugaan Korupsi Masker, Seluruh Camat Dimintai Keterangan

picsart 06 09 07.57.58
MASKER SCUBA - Pembagian masker scuba kepada para camat, Senin (21/9/2020).

Amlapura, DENPOST.id

Kasus dugaan korupsi pengadaan masker scuba dalam penangan Covid-19, tahun 2020, terus digeber. Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem terus melakukan pengumpulan data-data terkait pengadaan. Hingga Rabu (9/6/2021) total ada 15 saksi yang sudah sempat diperiksa. Selanjutnya kedelapan camat di Kabupaten Karangasem juga akan dimintai keterangan.

Hal tersebut, diungkapkan Kasi Intel Kejari Karangasem, I Dewa Gede Semara Putra. Dia menyatakan para camat akan dimintai keterangan mengenai distribusi masker, Kamis (10/6/2021). “Saya harap semua bisa hadir, ” ungkapnya.

Baca juga :  Dharma Rucitra III Berhasil Mengapung, Kini Tunggu Pengecekan BKI

Sebelum para camat, Rabu (9/6/2021) Kejari juga memeriksa empat saksi. Di antara dua rekanan pengadaan masker dan dua rekanan sebagai pembanding harga dari Dinas Sosial Karangasem. Keempatnya merupakan konveksi yang ada di Wilayah Amlapura. “Dua rekanan pembanding ini memberikan harga masker cukup tinggi, ada yang harga Rp8 ribu satu masker, ada juga yang Rp16 ribu per satu masker, ” ungkapnya.

Sementara dua rekanan yang dipilih, yakni Panda Convection dan Adektif memberi harga lebih rendah. Dengan negosiasi berhasil menyepakati harga Rp5.700. “Pemeriksaan saksi akan dan masih terus berlanjut, ” imbuh Semara Putra. (yun)

Baca juga :  Bersihkan Irigasi, Buruh Lepas PUPR Tewas di Saluran

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini