Mayat Perempuan Ditemukan di Dasar Tebing Sunset Poin

picsart 06 09 07.59.19
EVAKUASI MAYAT - Anggota Balawista bersama masyarakat, saat mengevakuasi mayat perempuan di dasar tebing Sunset Point.

Pecatu, DENPOST.id

Sesosok mayat perempuan ditemukan tergeletak di dasar tebing Sunset Point, Pecatu Rabu (9/6/2021). Pengawas Balawista Pecatu, Wayan Somer, yang memimpin evakuasi korban mengatakan sesuai data SIM korban yang ditemukan di atas tebing, perempuan tersebut diketahui bernama Maria Gorreti Putu E.SR (30) dengan alamat tinggal di Dalung, Kuta Utara.

Korban selanjutnya dievakuasi oleh anggota Balawista Pecatu melalui laut karena lokasi yang sangat terjal. Selanjutnya, mayat korban dibawa ke RS Sanglah.
Somer memaparkan saat ditemukan, korban hanya menggunakan CD berwarna merah. Dari pengamatan secara fisik, jasad korban diketahui mengalami luka robek menganga pada bagian paha kiri, luka pada lutut, perut dan bagian wajah.

Baca juga :  Tertekan Dampak Covid-19, Badung Masih Bisa Kendalikan Inflasi

Lebih jauh somer mengungkapkan kronologis penemuan mayat tersebut, berawal dari informasi yang diterimanya sekitar pukul 11.10 Wita, dari salah satu anggota Bawalista di lapangan. Saat itu, petugas Balawista menerima informasi adanya indikasi orang bunuh diri, dengan terjun dari atas tebing yang berlokasi di sebelah utara Restoran Sunset Point, Banjar Dinas Suluban, Desa Pecatu.

Dugaan tersebut, didasari atas adanya penemuan benda milik korban yang ditinggalkan yang tidak jauh dari titik keberadaan korban sebelum diduga melompat dari atas tebing. Barang tersebut, di antaranya motor matic DK 4107 OL, masker, HP, uang, SIM, jaket, dan sendal. “Jarak jaket yang berisi identitas korban dengan sepeda motor itu, kurang lebih 20 meter. Lokasi jaket itu, berada di sekitar pinggir tebing,” ujar Somer.

Baca juga :  Bawa Kokain dan Hasish, WNA Spanyol Diringkus

Untuk memastikan keberadaan korban, salah satu anggotanya kemudian mencoba menuruni tebing yang memiliki ketinggian sekitar 150 meter tersebut. Akhirnya petugas tersebut kemudian menemukan sosok mayat yang berada di bawah tebing, dengan kondisi tertelungkup dan hanya mengenakan CD. “Dia kemudian berkoordinasi dengan petugas balawista yang berada di atas tebing. Karena proses evakuasi tidak memungkinkan dilakukan secara vertikal ke atas tebing, maka kami kemudian memutuskan untuk mengevakuasi melalui jalur laut,” ungkapnya. (113)

Baca juga :  Dikawal Ketat Pol Air, Vaksin Didistribusikan ke Nusa Penida

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini