Dugaan Korupsi Masker, Camat Nyatakan Permintaan Jumlah dari Perbekel

picsart 06 10 07.44.18
JADI SAKSI - Salah satu camat, saat masuk ke Kantor Kejari Karangasem, untuk menjadi saksi, Kamis (10/6/2021)

Amlapura, DenPost

Kasus dugaan korupsi masker scuba tahun 2020, dalam pencegahan penularan Covid-19 yang disalurkan Dinas Sosial Karangasem terus digodok. Kejaksaan Negeri Karangasem, Kamis (10/6/2021) memanggil delapan camat di Kabupaten Karangasem, untuk dimintai keterangan.

Dengan demikian, total hingga saat ini sudah 23 saksi yang diperiksa.

Kasi InteI Kejari Karangasem, I Dewa Gede Semara Putra, menyatakan camat diperiksa terkait peran dalam proses pengadaan masker ini. “Usulan pertama pengadaan masker ini adalah dari perbekel ke camat kemudian diteruskan. Kami panggil kedelapan camat selaku saksi, ” ungkapnya.

Lebih lanjut Semara Putra menuturkan, camat juga memiliki peran pendistribusian kepada para perbekel. Pendistribusian dilakukan sesuai dengan jumlah yang diusulkan perbekel. “Jumlah seluruh penduduk yang diusulkan adalah dikurangi penduduk yang berprofesi ASN dan TNI/ Polri, ” imbuhnya.

Baca juga :  Tak Urusi DID, Eka Wiryastuti Sebut Ada Konspirasi

Dari hasil penggalian saksi, Semara Putra menuturkan proses pendistribusian sempat dilakukan secara simbolis pada, 21 September 2020, di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, yang diserahkan Bupati Karangasem kala itu, I Gusti Ayu Mas Sumatri. “Para camat secara simbolis saat penyerahan diberi seperti bungkusan. Namun mereka tak mengecek isi dari bungkusan tersebut, ” imbuhnya.

Pantauan media, pemanggilan delapan camat dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diawali empat camat, yakni Camat Karangasem, Manggis, Abang dan Kubu. Sesi kedua adalah Camat Selat, Rendang, Sidemen dan Bebandem. Seluruhnya diperiksa kurang lebih selama 3 jam.

Baca juga :  Polres Gianyar Lakukan Vaksinasi Tahap Dua

Salah satunya, Camat Kubu, Nyoman Surantika menuturkan saat di dalam ruangan ia diberi kurang lebih 20 pertanyaan. “Kurang lebihnya segitu. Ditanya terkait pengadaan masker dari perbekel dan pendistribusian nya, ” ungkapnya.

Camat Karangasem, Cokorda Alit Surya, menyatakan kalau ia mendapat surat panggilan menjadi saksi, Rabu ( 9/6/2021). “Ya saya dapat sehari sebelumnya untuk menjadi saksi,” ucapnya. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini