Lokasi Ditemukanya Mayat Maria Terkenal Curam

picsart 06 10 08.58.02
EVAKUASI - Anggota Balawista, saat mengevakuasi korban dengan rubber boat karena tidak ada akses memadai ke atas tebing.

Pecatu, DENPOST.id

Lokasi ditemukannya mayat Maria Gorreti Putu E.SR, di dasar tebing Sunset Point terkenal dengan medan yang curam. Bahkan tidak ada akses jalan umum turun ke kawasan pantai di dasar tebing tersebut.

Kondisi ini, menjadi tantangan tersendiri bagi Balawista Pecatu yang mengevakuasi korban.
Ditemui di Pecatu, Kamis (10/6/2021) Pengawas Balawista Pecatu, Wayan Somer mengungkapkan kawasan tebing ditemukan perlengkapan korban bukanlah akses umum. Karena kawasan tersebut, hanya dipergunakan untuk ke Restoran Sunset Point, yang ada di kawasan tersebut. Karenanya, tidak ada jalan yang menuju kawasan bawah tebing atau ke pantai.

Baca juga :  Tiner Meledak, Kantor Sekar Jaya di Pelabuhan Banjar Bias Terbakar

Selain itu, ombak di kawasan tersebut juga terkenal ekstrem. “Yang ada hanya jalan kecil
untuk pemancing dan itupun harus menggunakan tali,” ujar Somer.

Karena itu, untuk mengevakuasi mayat korban, pihaknya harus berhitung dengan melalui jalur laut. Beruntung saat kejadian ombaknya tidak terlalu besar. Meski begitu, pihaknya juga harus berhati-hati melakukan manuver untuk mengangkat mayat korban yang cukup berat.

Karennya, ada dua tim yang terjun ke lokasi. Satu tim dengan anggota enam orang melawati jalur tikus menyusuri celah bebatuan. Sedangkan dia sendiri bersama tiga orang rekannya berangkat dari Labuan Sait, menggunakan rubber boat dan membawa papan rescue. Sebab, tidak memungkinkan untuk mendarat di lokasi dan langsung menaikkan korban ke rubber boat. Oleh karenanya, korban terlebih dahulu dinaikkan ke papan rescue selanjutnya didorong ke dalam menuju runbber boat yang mesinnya tetap hidup. “Jadi mesin harus tetap hidup untuk memudahkan melakukan manuver agar tidak terhantam gelombang,” imbuhnya.

Baca juga :  Gempa M5,3 Guncang Selatan Jawa dan Bali

Setelah itu, barulah mayat korban dinaikkan ke rubber boat dan dievakuasi di kawasan Dreamland. “Kami membutuhkan waktu sekitar 2 jam dalam evakuasi ini. Karena memperhitungkan kondisi alam yang ada,” ujarnya. (113)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini