Cabuli Bocah, Seorang Kakek Nyaris Dikeroyok

SISWI SD Di JEMBRANA DIDUGA DILECEHKAN OKNUM KEPSEK
ilustrasi

Negara, DENPOST.id

Kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Jembrana. Kasus kali ini terjadi di wilayah Kecamatan Negara. Seorang anak perempuan berusia 9 tahun diduga dicabuli kakek yang juga merupakan kerabat korban.
Kejadian ini dipergoki sendiri oleh ayah korban, Kamis (10/6/2021) sore.

Saat dipergoki, pelaku nyaris dikeroyok massa setelah berusaha melarikan diri. Pelaku yang sudah beberapa kali menikah tersebut berhasil diamankan di pantai dan digiring ke Polres Jembrana.
Kasus ini sekarang ditangani Reskrim Polres Jembrana.

Baca juga :  Penyu Hijau yang Ditemukan Terdampar Dievakuasi ke Konservasi Penyu di Perancak

Dari informasi, kejadian itu diketahui setelah ayah korban curiga anaknya tidak ada di rumah. Kemudian, ia mencari ke rumah adiknya yang jaraknya berdekatan dengan rumah.
Sebelum sampai di rumah adiknya, ia melihat ada sandal anaknya di depan rumah pelaku. Curiga anaknya di dalam, kemudian ayah anak ini masuk membuka pintu yang tidak terkunci dan kondisi lampu dalam rumah mati.

Sampai di salah satu bilik dalam rumah, ayah anak perempuan terkejut melihat anaknya dicabuli oleh pelaku.
Melihat ulah pelaku, kejadian itu lantas dilaporkan ke desa serta Bhabinkamtibmas serta Babinsa.

Baca juga :  Eks Karyawan Persil Tergusur Jalan Tol, Gubernur Koster : Akan Dipindahkan

Saat akan dibawa ke Polres, pelaku beralasan mengambil obat karena penyakit bawaannya kambuh. Rupanya dia berusaha melarikan diri. Warga dan keluarga korban yang emosinya tersulut lantas mengejar pelaku. Hingga akhirnya pelaku ditemukan oleh warga di dekat pantai dan diserahkan ke Polres Jembrana.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, Iptu M. Reza Pranata, Jumat (11/6/2021) membenarkan adanya laporan tersebut dan pelaku diamankan di Polres.
Menurutnya anak perempuan tersebut sudah langsung divisum dan hingga kemarin polisi masih mendalami kasus tersebut. Dari informasi, polisi juga sudah mengamankan barang bukti di antaranya sprei dan pakaian yang dikenakan saat kejadian. (120)

Baca juga :  Pastikan Relokasi Sampah TPA Peh Aman, Komisi III DPRD Jembrana Sidak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini