Olah TKP, Polisi Amankan Dua Botol untuk Mengoplos Desinfektan dan Nutrisari

picsart 06 11 07.13.34
OPLOS MINUMAN - Petugas menyita dua botol dipakai mengoplos minuman di dalam Lapas.

Kerobokan, DENPOST.id

Pascatewasnya seorang napi perempuan di Lapas Kelas II A Denpasar, aparat Unit Reskrim Polsek Kuta Utara langsung melakukan olah TKP, Jumat (11/6/2021) sore. Dari lapas perempuan, petugas menyita botol desinfektan dan Nutrisari.

Hingga sore kemarin, tercatat 21 napi Lapas Perempuan dilarikan ke RSUP Sanglah, dan satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia. “Setelah dilakukan pemeriksaan, jumlah napi yang mengkonsumsi desinfektan dicampur Nutrisari sebanyak 21 orang. Mereka semua dilarikan ke RSUP Sanglah secara bertahap,” kata Kapolsek Kuta Utara, AKP Diah Kuniawandari, saat memimpin olah TKP.

Baca juga :  Pandemin Covid-19, “ Piodalan” Pura Taman Ayun “Nyejer” Sehari

Petugas melakukan olah TKP di salah satu blok. Setelah melakukan olah TKP, petugas keluar dengan membawa dua botol bekas mengoplos desinfektan dan Nutrisari. “Tadi kami mengamankan botol yang dipakai mengoplos,” jelasnya.

Selanjutnya, pihaknya masih akan menunggu beberapa korban sembuh untuk dimintai keterangan lanjutan. Disebutkan dari 21 korban, ada satu korban meninggal dan 20 masih menjalani rawat inap di RSUP Sanglah. Ditanya apakah ada dugaan tindak pidana dalam kasus ini? AKP Diah mengatakan masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan. “Sekarang korban belum bisa dimintai keterangan,” tegasnya.

Baca juga :  Golkar Bali Pastikan Tolak Pungutan Pajak Sembako dan Jasa Pendidikan

Sementara itu, informasi lainnya menyebutkan selain ada satu korban tewas, ada satu korban yang masih dalam kondisi kritis. Saat ini, 20 korban masih menjalani perawatan di RSUP Sanglah, dengan penjagaan ketat aparat kepolisian dan sipir.

Kalapas Perempuan, Lili mengatakan pihaknya sudah menempatkan satu penjaga untuk satu napi yang dirawat di RSUP Sanglah. Terkait korban tewas sudah diberitahukan ke keluarganya dan kini dalam proses pemulangan. “Kami sudah informasikan ke pihak keluarga korban,” pungkas Lili. (124)

Baca juga :  Sebut Tak Ada Kenaikan Tarif, PLN Diminta Cepat Tanggapi Keluhan Pelanggan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini