Bupati Jembrana Deklarasikan Salam Bahagia

picsart 06 22 06.57.29
SALAM BAHAGIA - Bersama Gubernur Bali, Bupati Tamba dan jajaran Pemkab Jembrana, mendeklarasikan Salam Bahagia.

Negara, DENPOST.id

Peringatan Bulan Bung Karno ke-3 Provinsi Bali, dipusatkan di Stage Terbuka Pura Jagatnata, Kabupaten Jembrana, Senin (21/6/2021) malam. Acara dihadiri Gubernur Bali, Wayan Koster; Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, dan jajaran Forkopimda Jembrana.

Puncak peringatan Bulan Karno ini juga menghadirkan perwakilan anak muda dari beberapa sekolah di Jembrana. Serangkaian acara digelar malam itu, di antaranya pagelaran kolosal drama tari Bung Karno, di bawah pohon sukun, serta penayangan film dokumenter Bung Karno, menceritakan kesehariannya saat menjalani masa pengungsian di Ende, NTT.

Baca juga :  Puluhan Penyuluh Agama Hindu di Gianyar Diuji Kompetensi

Selain itu, bersama Gubernur Koster, Bupati Nengah Tamba juga mendeklarasikan Salam Bahagia. Sesuai visinya mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia dan sejahtera, gerakan tangan “salam bahagia” diharapkan memberikan motivasi dan semangat dan mendorong terwujudnya kebahagian masyarakatnya.

Dihadapan Gubernur Koster, Bupati Tamba mengungkapkan rasa bahagianya karena peringatan Bulan Bung Karno, bisa dipusatkan di Jembrana. Ia sempat memaparkan berbagai capaian kerjanya dalam 100 hari kerja. Keseluruhan program tertuang dalm visi misi nangun sad kerti loka Jembrana. Mulai dari sektor politik, ekonomi, budaya hingga adat dan agama.

Baca juga :  Napi dan WNA di Bangli Jalani Vaksinasi Tahap Dua

Sementara Gubernur Bali, Wayan Koster, berpesan kepada seluruh masyarakat Jembrana untuk mendukung pembangunan di Jembrana dibawah pimpinan bupati dan wakil bupati terpilih.
Proses politik hal biasa, namun terpenting memikirkkan bagaimana pembangunan bisa berjalan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat. “Itu yang harus saya lakukan sebagai Gubernur Bali. Beda partai bukan beda semua. Ada kalanya kita harus bersama-sama membangun Bali, mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali,” tandas Koster. (120)

Baca juga :  Lemkari Hanya Ada Satu Versi Anton Lesiangi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini