Angka Kasus Covid-19 Meningkat, Jam Operasi Usaha Kembali Diubah

picsart 06 22 08.09.05
Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata.

Mangupura, DENPOST.id

Meningkatnya kasus Covid-19 di sejumlah wilayah, Pemerintah Pusat kembali menerapkan kebijakan ketat. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia mengeluarkan instruksi tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Instruksi nomor 14 tahun 2021 tertanggal 21 Juni 2021 ini sekaligus merevisi jam operasional usaha. Seperti warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan atau mall hingga pukul 20.00 waktu setempat.

Baca juga :  Tempat Kerja Spa Tutup, Terpaksa Jual Tisu Keliling

Namun untuk layanan makanan melalui pesan-antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran. Bahkan, untuk restoran yang hanya melayani pesan antar/dibawa pulang dapat beroperasi selama 24 jam. Selain itu, pelaksanaan kegiatan pada pusat perbelanjaan, mall atau pusat perdagangan juga hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 20.00 waktu setempat.

Menyikapi kebijakan tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung, I Gst Agung Ketut Suryanegara, menyatakan masih menunggu instruksi dari Provinsi Bali, khususnya Bupati Badung mengenai kebijakan tersebut. “Kami masih menunggu petunjuk dan kebijakan lebih lanjut yang berlaku di Bali dan Badung khususnya,” ujar Suryanegara, Selasa (22/6/2021).

Baca juga :  Rusak Ringan dan Berat, Infrastruktur di Nusa Penida Belum Tertangani

Sementara Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata, menyatakan khusus untuk di Kabupaten Badung perkembangan Covid-19 tidak begitu mencolok, mestinya mengeluarkan kebijakan yang lebih lunak, dengan tetap mengikuti aturan dalam pencegahan penyebaran Covid-19. (115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini