SATGAS COVID-19 PUSAT BERUTANG RP 400 JUTA DI JEMBRANA

SATGAS COVID-19 PUSAT BERUTANG RP 400 JUTA DI JEMBRANA
RAPAT KOORDINASI - Rapat koordinasi evaluasi vaksin Covid-19 yang dilaksanakan di lantai III Kantor Bupati Jembrana, Jumat (25/6/2021).

Negara, DENPOST.id

Hingga saat ini Satgas Penanganan Covid-19 Pusat masih punya utang Rp 400 juta kepada sejumlah hotel yang menjadi tempat karantina/isolasi bagi warga Jembrana yang terpapar Covid-19. “Pemerintah Pusat masih punya utang untuk penanganan Covid-19 di Jembrana. Kami harapkan ini dilunasi dulu. Jika ada ledakan kasus dan perlu isolasi di hotel, kami tidak ada dana untuk bayar. Sementara masih ada utang ke hotel-hotel. Jika tidak dibayar, malu kami,” kata Bupati Jembrana yang juga Ketua Satgas Covid-19 Jembrana, I Nengah Tamba, seusai membuka rapat koordinasi evaluasi capaian vaksin Covid-19 di Kantor Bupati Jembrana, Jumat (25/6/2021).

Baca juga :  Turis Tiongkok Turun 13 Persen

Tamba mengaku sudah menelpon ke Satgas Covid-19 Provinsi Bali terkait hal itu. “Bila perlu kami bersurat ke Pusat. Jika belum dibayar bagaimana kalau ada yang diisolasi? Kami khawatir tidak ada tempat karantina OTG,” ujarnya.

Tamba juga mengaku prihatin dan turut  berbelasungkawa atas meninggalnya tiga orang warga Jembrana karena Covid-19. Apalagi banyak yang terpapar virus dan meninggal dunia belum vaksin. Dia berharap tidak ada lagi kasus. Karena itu dia mendorong masyarakat untuk vaksin. “Kita harus genjot lagi. Biasanya Sabtu dan Minggu tidak ada layanan, kita genjot hari itu. Masyarakat kan tidak kerja hari itu. Jadi kita ubah layanan vaksinasi,” katanya.

Demikian juga pihaknya akan memvaksin kru Jegog Jembrana. Jika sudah divaksin, mereka bisa pentas. Dengan gebyar vaksin dihibur jegog diharapkan masyarakat mau hadir. “Masih ada waktu 28 hari untuk target 70 persen capaian vaksin,” katanya.

Baca juga :  Ditabrak Perahu Purse Seine, Nelayan Menghilang Belum Ditemukan

Terkait adanya kasus Covid-19 yang kini mengkhawatirkan di luar daerah, pihaknya akan melakukan pengetatan di pintu masuk Bali di Gilimanuk. “Nanti kami akan cek dan operasi yustisi kita juga tingkatkan. Setidaknya kita sudah berusaha melakukan upaya maksimal untuk antisipasi penyebaran Covid-19. Kami harapkan masyarakat selain meningkatkan imun tubuh agar vaksin dan disiplin prokes,” tandasnya. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini