Pascajebol, Kunjungan ke Tirta Gangga Justru Meningkat

Pascajebol, Kunjungan ke Tirta Gangga Justru Meningkat
PERBAIKAN - Proses perbaikan senderan kolam Tirta Gangga yang jebol beberapa waktu lalu mulai dikerjakan.

Amlapura, DENPOST.id

Jebolnya senderan kolam di Taman Tirta Gangga, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem Kamis (17/6/2021) lalu, sempat membuat pengelola khawatir. Pihaknya takut, kondisi tersebut akan membuat citra keindahan Taman Tirta Gangga terganggu. Namun hal sebaliknya justru terjadi. Pascakejadian angka kunjungan justru meningkat.

Hal tersebut diungkapkan Pengelola Taman Tirta Gangga, Anak Agung Kosalia. “Mungkin banyak yang penasaran, sehingga pascakejadian itu peningkatan kunjungan wisatawan lokal terjadi,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Baca juga :  Ratusan Tabung Gas Dalam KMP Dharma Rucitra III Diduga Diselundupkan Penumpang

Kosalia mengatakan, dalam sehari rata-rata ada 300 hingga 500 kunjungan. Namun angka tersebut masih sangat jauh dibandingkan sebelum pandemi yang mencapai ribuan pengunjung.

Hingga kini proses perbaikan kolam masih terus berlangsung. Melibatkan 25 pekerja, pihaknya menargetkan pengerjaan maksimal hingga 1,5 bulan. “Tak cuma yang jebol, kami juga perbaiki dasar kolamnya,” ungkapnya. Dalam proses perbaikan, pengelola menganggarkan sekitar Rp 372 juta rupiah. Kondisi jebol di dalam objek wisata, sedangkan material yang hanya bisa diturunkan hingga di pinggir jalan utama, menjadi salah satu tantangan dalam proses pengerjaan.

Baca juga :  48 ODP di Karangasem Lakukan Karantina Mandiri

Pantauan media di lapangan, dari total jumlah pekerja sebagain besar menjadi buruh angkut material.

Proses perbaikan tak hanya melibatkan pihak pengelola, namun Perumda Tirta Tohlangkir juga memiliki kewajiban untuk memperbaiki pipa bocor yang ada di kawasan tembok jebol. “Kami harap pengerjaan dari Perumda juga bisa maksimal. Khususnya penggunaan material pipa agar digunakan yang lebih kuat,” imbuh Kosalia.

Kendati tengah dilakukan perbaikan, objek wisata ini masih dibuka seperti biasa. Bahkan pada akhir pekan, banyak wisatawan berdatangan untuk berswafoto dan wisata memberi makan ikan. “Kami sudah sekat bagian yang direnovasi agar tak mengganggu pemandangan, ” pungkasnya. (yun)

Baca juga :  Sudah 3 Kali Diperingatkan, 6 Orang Panitia Tajen Digiring ke Rutan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini