Kejar Target Vaksinasi, Kecamatan Negara Perlu Tambahan Tenaga Vaksinator

picsart 06 28 06.37.46
GEBYAR VAKSIN - Gebyar vaksinasi yang dilaksanakan di Balai Desa Banyubiru.

Negara, DENPOST.id

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terus digenjot. Untuk di Kecamatan Negara, gebyar vaksinasi dilaksanakan hingga ke desa-desa dan kelurahan di Kecamatan Negara. Namun untuk mengejar target vaksinasi, kecamatan Negara masih terkendala kurangnya tenaga vaksinator.

Hal ini terungkap saat rapat koordinasi dan evaluasi vaksinasi yang diikuti seluruh perbekel dan lurah di Kecamatan Negara, Senin (28/6/2021).
Rapat dipimpin Camat Negara dan dihadiri Polsek dan instansi terkait guna membahas upaya vaksinasi massal untuk warga Kecamatan Negara.

Baca juga :  Puluhan Siswa SMA Tak Ikut PTM

Di beberapa desa sejatinya warga sudah siap datang untuk vaksin. Namun, karena terbentur jadwal vaksinasi keliling, warga yang sudah datang akhirnya pulang.

Camat Negara, I Wayan Andi Suka Anjasmara, seusai rapat koordinasi dan evaluasi vaksinasi mengatakan ada beberapa faktor yang disampaikan kepala desa dan lurah terkait masih rendahnya vaksinasi di desa. Salah satunya terbatasnya waktu vaksinasi yang dilakukan ke desa-desa, meskipun sudah ada beberapa tim dari Puskesmas I dan Puskesmas II Negara yang turun.
Desa maupun kelurahan sudah siap mendatangkan warga untuk vaksinasi, namun karena keterbatasan tim maka dilakukan penundaan. Secara target harian sejatinya memenuhi, hanya saja karena jumlah warga yang lebih banyak dibanding kecamatan lain maka prosentase juga naik sedikit.

Baca juga :  Tak Masuk Penerima Subsidi Gaji, Pekerja di Karangasem Kecewa

Kecamatan Negara, merupakan kecamatan yang paling banyak memiliki penduduk dan jumlah desa/kelurahan di Kabupaten Jembrana. Hingga Sabtu (26/6/2021) prosentase pencapaian vaksinasi baru 54 persen. “Kami sudah sampaikan ini ke Satgas Kabupaten, dan rencananya akan ditambah (tim vaksinator). Selain itu juga perlunya sinkronisasi data. Karena ada juga warga yang sudah vaksinasi di luar puskesmas, seperti di RSU Negara ataupun Klinik Pratama dan diluar daerah, ” kata Andi. (120)

Baca juga :  Diduga Korupsi Pengadaan “Rumbing”, Kejari Jembrana Tahan Kepala Dinas Parbud

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini