15 Hari Tak Makan, Nelayan Makassar Ditemukan Selamat di Tulamben

picsart 06 28 07.33.44
DI DARAT - Korban An Sumailadesiki, bersama Komandan Kapal Polisi Sat Polairud Polres Karangasem, Aipda I Gede Nuada, dan nelayan setempat saat sudah di daratan.

LAmlapura, DENPOST.id

Meski tubuhnya lemas, rasa syukur tampak dari raut wajah Sumailadesiki, seorang nelayan asal Pulau Satanger, Kampung Barat Daya RT 5, Kecamatan Liukantangaya, Kabupaten Pangkajene, Makassar, Sulawesi Selatan. Selama 15 hari terombang-ambing di laut lepas, ia masih bisa selamat bersandar di Perairan Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, Selasa (28/6/2021).

Lima belas hari bertahan tak memakan apapun, ia masih bisa hidup dengan minum air putih.

Baca juga :  HEBAT! KARANGASEM HANYA SISAKAN 14 DESA ZONA KUNING

Komandan Kapal Polisi Sat Polairud Polres Karangasem, Aipda I Gede Nuada, seizin Kasat Polair Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Bagus Suteja, menuturkan kronologi penyelamatan Sumailadesiki bermula dari penemuan seorang nelayan Tulamben. “Korban ini pertama kali ditemukan di sebuah rumpon ikan milik nelayan I Komang Sukarta nelayan asal Desa Tulamben. Setelah itu, korban dan perahunya langsung ditarik menuju kedaratan setempat oleh Sukarta, ” ungkapnya.

Terlihat lemas, ia lantas dievakuasi ke rumah nelayan. Sempat diberikan makanan, namun korban belum bisa makan karena masih kondisi tidak enak badan. “Ia mengaku sakit perut akibat 15 hari hanya minum air,” imbuhnya.

Baca juga :  PHR Tak Dipungut, Pendistribusian Hibah Wajib Dikomunikasikan

Kini korban telah dievakuasi ke rumah Kelian Banjar Batu Dawa Kelod/Tulad Abu. Pihak desa berencana akan melakukan koordinasikan ke pihak Dinas Sosial Karangasem, untuk langkah pertolongan selanjutnya.

Diketahui sebelum ditemukan di perairan Tulamben, Sumailadesiki mengaku saat melaut as mesin dan baling-baling perahu yang dipergunakan menangkap ikan patah. Karena itu, korban dihampas gelombang hingga terbawa arus selama 15 hari. Akhirnya ia sampai ke rumpon ikan milik nelayan di Tulamben. (yun)

Baca juga :  Di Karangasem, Harga Cabai Tembus Rp 90 Ribu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini