Sekda Badung Belum Berani Terapkan Pemotongan Pendapatan ASN

picsart 06 29 07.34.07
Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa

Mangupura, DENPOST.id

Usai melakukan rapat koordinasi dengan DPRD Badung terkait penerapan Surat Edaran Nomor: 900/2803/Setda/BPKAD tentang tindak lanjut direktif Bupati Badung, terhadap perencanaan dan penganggaran anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021, ternyata Sekda Badung belum bisa menerapkan hal tersebut, sebelum mendapat persetujuan Bupati Badung.

Walaupun penerapan SK yang berisikan rincian rasionalisasi sejumlah hak pegawai tersebut sudah jelas-jelas diterangkan dalam surat tersebut. Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa saat ditemui usai mengikuti rapat dewan, Senin (28/6/2021) mengatakan pihaknya belum berani memastikan pemberlakukan SE yang berisikan 13 item rasionalisasi. “Saya belum berani menyampaikan hal itu (pemberlakuan SE-red). Saya akan lapor dulu dengan pimpinan terkait hasil rapat dewan,” ujar Adi Arnawa.

Baca juga :  Polisi Cegah Konvoi Pengumuman Kelulusan Siswa di Jembrana

Menurut dia, pembuatan SE Nomor 900/2803/Setda/BPKAD berdasarkan potensi pada 2021, kendati isi SE menjadi pertayaan dewan. “Tentu kita coba akan koordinasikan dengan pimpinan, karena dalam hal ini saya datang ke sini (gedung dewan –red) menyampaikan surat edaran yang mana itu merupakan terjemahan menurut kami dari direktif bapak bupati,” tegasnya.

Mantan Kepala Dinas Pendapatan dan Pasedehan Agung Kabupaten Badung ini mengatakan, pihaknya tak menampik pemotongan yang diberlakukan akan berdampak pada daya beli. Namun, pihaknya akan terus berupaya melakukan pemotongan seminimal mungkin, sehingga mengurangi dampak yang ditimbulkan. “Kalau toh ada pemotongan diupayakan seminimal mungkin, karena kita juga merasakan untuk mendorong daya beli satu-satunya adalah stimulus dari APBN dan APBD yang bisa kita harapkan. Oleh karena itu, hak-hak ASN perangkat tentu kita dorong untuk diberikan sebagai stimulus mendorong daya beli,” jelasnya. (115)

Baca juga :  Zona Merah Covid-19 di Kutsel Bertambah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini