Hari Terakhir Razia di Pos Penyekatan, Petugas Tak Temukan Pelanggar

Hari Terakhir Razia di Pos Penyekatan, Petugas Tak Temukan Pelanggar
DIBINA – Salah seorang pemotor asal Bangli salah memakai masker sehingga dibina saat razia prokes dan PPKM mikro di pos poenyekatan Jl. Cokroamninoto - Jl. Gunung Galunggung, Denpasar Utara, Rabu (30/6/2021).

Ubung Kaja, DENPOST.id

Razia protokol kesehatan (prokes) dan Pemberlakukan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di pos penyekatan (perbatasan) di Jl. Cokroamnoto-Jl. Gunung Galungkung, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara (Denut) berakhir Rabu (30/6/2021) hari ini. Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan, razia menyasar bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi), mobil travel  dan mobil lain yang datang dari Jawa.

Baca juga :  Warga Temukan Bayi Perempuan Menangis dalam Kardus

Semua penumpang diturunkan dan diperiksa. DI hari terakhir razia ini ternyata nihil pelanggaran prokes. Penumpang yang ada di bus dan travel semuanya sudah mengikuti prokes, seperti duduk sesuai kapasitas bus dan travel hanya boleh diisi 50 persen agar tidak berdesakan. Semua penumpang dan awak bus juga memakai masker. ”Kita melakukan razia prokes mulai pukul 08.00-09.30 memeriksa ketat kelengkapan prokes penumpang dari luar daerah khususnya Jawa. Apa  sudah membawa hasil rapid tes negatif dan surat keterangan (suket) desa/kelurahan yang dituju. Hanya satu orang tidak memakai masker dengan benar sehingga diberi peringatan,’’ kata Anom Sayoga.

Baca juga :  Dari Zona Merah Jatim, Tujuh Duktang Diamankan di Desa Sumerta Kaja

Anom Sayoga menyatakan, penduduk pendatang (duktang) terjaring razia tidak membawa kelengkapan surat sesuai ketetuan, diamankan ke kantor Satpol PP untuk dipulangkan ke daerah asalnya. ”Kalau ada duktang lengkap membawa persyaratan prokes, kita tetap melakukan koordinasi dengan desa/kelurahan agar dilakukan pengawasan ketat terhadap duktang yang baru datang. Bila perlu mereka harus menjalani isolasi mandiri satu minggu guna mencegah penularan virus corona,’’ ujar Anom Sayoga.

Dia mengimbau seluruh lapisan masyarakat atau penduduk non permanen yang tinggal di Denpasar agar mematuhi prokes. (103)

Baca juga :  Dinas Perkim Batal Tata Kawasan Kumuh di Jematang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini