Ratusan Bonsai Ikuti Kontes di Pecatu

picsart 06 30 08.04.54
KONTES BONSAI - Wabup Suiasa, saat melihat bonsai seusai membuka kontes yang berlangsung di Pecatu.

Pecatu, DENPOST.id

Sebanyak 306 penggemar bonsai mengikuti kontes dan pameran bonsai di Pecatu.
Menurut Ketua ST Widya Dharma Banjar Adat Tengah Pecatu, I Putu Aryanto, kontes dan pameran bonsai ini bekerjasama dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Kabupaten Badung.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam mengamalkan konsep Tri Hita Karana, serta dalam memeriahkan Bulan Bung Karno Provinsi Bali ke-3 tahun 2021. Kegiatan yang mengundang para penggemar bonsai dari seluruh Bali ini, diikuti sebanyak 306 pohon yang terdiri dari 36 bonsai dari kelas bonsai jadi dan 226 bonsai di kelas prospek dan turut partisipasi juga lima bonsai ekshibisi, yakni bonsai yang sudah pernah mengikuti kontes di tingkat nasional, dari jumlah peserta tersebut ada sekitar 95 pohon bonsai milik penggemar bonsai dari Desa Adat Pecatu yang ikut berpartisipasi.

Baca juga :  Antis Dukung Pemulihan Industri Pariwisata Melalui Penerapan Prokes

Perlombaan bonsai yang bertemakan “Taru Prana Buana” mempunyai makna Pohon sebagai Nafasnya Bumi ini dibuka Wabup Badung, Ketut Suiasa, Senin (28/6/2021).
Atas nama pemerintah daerah, Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi dan rasa bangga bahwa pelaksanaan kontes bonsai yang pertama kalinya sekarang dilaksanakan di Pecatu, dan terlebih kegiatan ini diinisiasi generasi muda, yakni ST Widya Dharma Banjar Adat Tengah Pecatu.

Ini memberikan harapan baru dan optimisme bahwa kontes ini bisa secara berkelanjutan dilaksanakan kedepannya. “Saya berharap setelah dilaksanakannya kontes pertama ini, selanjutnya yang kedua dan ketiga dan seterusnya bisa dilaksanakan lagi, terlebih dengan dukungan perbekel dan tokoh Desa Adat Pecatu tentu akan lebih baik lagi kedepannya,” ujar Suiasa. (113)

Baca juga :  Edukasi Masyarakat Cegah Narkoba, DPC PDI Badung Lakukan Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini