Keluarga Korban Kapal Tenggelam Lakukan Upacara Nebusin

Keluarga Korban Kapal Tenggelam Lakukan Upacara Nebusin
NEBUSIN - Keluarga korban kapal tenggelam yang belum ditemukan menggelar upacara nebusin dan ngulapin.

Negara, DENPOST.id

Musibah KMP Yunicee yang tenggelam di perairan Gilimanuk/Selat Bali Selasa (29/6/2021) membawa duka yang mendalam bagi keluarga korban meninggal dunia dan korban yang belum ditemukan. Sementara keluarga korban selamat ada yang mengucap syukur dengan melakukan persembahyangan di Pura Segara Gilimanuk.

Berbagai upaya dilakukan pihak keluarga korban yang belum ditemukan sambil cemas menunggu hasil pencarian dari instansi terkait. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar upacara nebusin dan ngulapin.

Baca juga :  Libur Panjang, Wakapolda Bali Cek Pelabuhan Gilimanuk

Seperti yang dilakukan keluarga Putu Sutrasana (27), seorang sopir truk dari Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Pihak keluarga Rabu (30/6/2021) siang menggelar upacara nebusin di ujung dermaga LCM yang menghadap ke laut/Selat Bali.

Nyoman Darmini, bibi korban mengatakan, keponakannya itu sudah menikah dan belum punya anak. Sejak kapal yang ditumpanginya dinyatakan tenggelam, Putu Sutrasana belum ditemukan. “Kalau selamat tentu dia sudah pulang dan memberi kabar. Namun ini tidak ada kabar sama sekali. Karena itu kami menggelar upacara nebusin.  Kami berharap dia selamat. Namun setidaknya dia bisa ditemukan apapun kondisinya,” harapnya.

Baca juga :  Dampak Corona, Buruh Pabrik Tahu Beralih Jadi Pengamen

Upacara nebusin dan ngulapin dipercaya sebagai upaya spiritual agar korban segera ditemukan.

Sementara hingga Kamis (1/7/2021) siang, tim gabungan masih melakukan upaya pencarian dan penyisiran. Pencarian 16 korban yang dinyatakan hilang masih dilakukan. Dari 16 orang ini, 4 orang masuk manifes dan 11 orang tidak masuk manifes. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini