Gianyar Tuntaskan 79,84% Vaksinasi Tahap Pertama

picsart 07 01 06.25.17
CAPAIAN VAKSINASI - Bupati Gianyar, Made Mahayastra, didampingi OPD dan para camat, saat menyampaikan pencapaian sekaligus penutupan vaksinasi tahap satu.

Gianyar, DENPOST.id

Pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 tahap pertama berbasis banjar di Kabupaten Gianyar, sudah menyasar sebanyak 281.673 orang warga di 556 banjar, 70 desa, tujuh kecamatan. Bahkan capaian program vaksinasi di Kabupaten Gianyar mencapai 79,84% dari jumlah sasaran vaksinasi usia 18 tahun ke atas sebanyak 352.808 orang.

Hal ini disampaikan Bupati Gianyar, Made Mahayastra, didampingi sejumlah OPD di Gianyar, Kamis (1/7/2021).

Dikatakan Mahayastra, capaian vaksinasi ini merupakan kerja keras semua pihak untuk melakukan vaksinasi terhadap warga Kabupaten Gianyar. Keberhasilan ini jauh meninggalkan Kabupaten lainnya di Bali. “Gianyar masuk tiga besar progres capaian vaksinasi tertinggi di Bali, bersama Denpasar dan Badung,” ujar Bupati Mahayastra.

Selain berhasil tuntas, Bupati Mahayastra juga berbangga hati karena sistem vaksinasi berbasis banjar yang idenya datang dari Bupati Mahayastra, menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota di Bali. Maka itu, politisi PDI Perjuangan ini mengapresiasi masyarakat Gianyar, 34 OPD, dan tenaga kesehatan yang kerja siang malam bahkan di hari libur, perbekel, camat hingga kelihan banjar yang menyampaikan kepada masyarakat demi menyukseskan program vaksinasi ini. “OPD ini yang luar biasa. Tanpa anggaran sepeserpun mendampingi pelaksanaan vaksinasi di masing-masing banjar dan desa. Kalau ini dianggarkan ini mencapai  miliaran rupiah. Makanya jarang ada kepala daerah yang bisa gerakkan birokrasi tanpa anggaran,” kata pria asal Payangan ini.

Baca juga :  Menteri BUMN Erick Thohir Cek Kesiapan PeduliLindungi di Gilimanuk

Dengan tuntasnya vaksinasi pertama, Bupati Mahayastra resmi menutup pelaksanaan vaksinasi berbasis banjar. “Jadi per hari ini, vaksinasi tahap pertama kita sudah tuntas. Sehingga hari ini, secara resmi saya menutup vaksinasi pertama berbasis banjar,” jelas Bupati Mahayastra.

Selanjutnya, vaksinasi tahap kedua ditarget tuntas pada Agustus 2021. “Karena AstraZeneca perlu waktu 2 sampai 3 bulan. Jadi yang sudah tuntas vaksin pertama, ada beberapa desa akan selesai vaksin kedua di bulan Agustus,” ujar Bupati Mahayastra.

Baca juga :  DPO Kasus Pemalsuan Surat Vila, Suryadi Menyerahkan Diri

Oleh karena vaksinasi sistem Blbanjar ditutup, kepada warga yang tercecer diarahkan agar melakukan vaksinasi ke pelayanan kesehatan terdekat seperti di puskesmas dan rumah sakit terdekat. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini