Kuota Permohonan Dokumen di Disdukcapil Dikurangi 50 Persen

Kuota Permohonan Dokumen di Disdukcapil Dikurangi 50 Persen
Kadisdukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata

Dauh Puri Kaja, DENPOST.id

Menindaklanjuti arahan dari Pemerintah Pusat dan Surat Edaran (SE) Walikota No. 180/379/HK/2021 terkait Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Baru, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar membuat surat permakluman. Di mana, dalam surat tersebut akan diberlakukan beberapa pembatasan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) untuk masyarakat dan kerja pegawai yang berlaku sejak Sabtu (3/7/2021) sampai 20 Juli 2021.

Baca juga :  BNNP Kembali Gagalkan Penyeludupan Ganja Lintas Pulau

Kepala Disdukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juliartabrata, yang ditemui di kantornya, Jumat (2/7/2021) mengatakan, pada 3 Juli sampai 20 Juli 2021, Disdukcapil Denpasar menerapkan sistem kerja Work From House (WFH/kerja di rumah) dan Work From Office (WFO/kerja di kantor). “Untuk pemberlakuan WFH dan WFO tentu akan berpengaruh kepada jumlah kuota permohonan dokumen yang akan dikurangi 50 persen. Di mana, untuk kuota permohonan dokumen pada Senin sampai Kamis sebanyak 200 permohonan dan kuota Jumat sebanyak 100 permohonan. Ini berlaku dari Senin (5/7/2021) sampai 20 Juli 2021,” kata Dewa Juli.

Baca juga :  DUEL DEPAN TOKO, SATU ORANG KENA 8 SABETAN SAJAM

Sementara terkait jam kerja, lanjut dia, Kantor Disdukcapil Denpasar akan tetap buka dengan jadwal Senin sampai Kamis pada pukul 07.30 Wita sampai 15.30 Wita. Sedangkan pada Jumat pada pukul 07.30 Wita sampai 13.00 Wita. “Untuk layanan pendaftaran dokumen kependudukan dan pencatatan sipil tetap dilakukan secara online melalui http://taringdukcapil.denpasarkota.go.id, dengan jumlah kuota yang ditentukan,” pungkasnya. (112)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini