Karangasem Tetap Terapkan PPKM Darurat

Karangasem Tetap Terapkan PPKM Darurat
ZONASI - Peta zonasi desa di Kabupaten Karangasem yang dikeluarkan Dinkes Karangasem, Jumat (2/7/2021).

Amlapura, DENPOST.id

Kendati perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Karangasem tidak seagresif di kabupaten lain di Bali, namun Karangasem tetap menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Hal ini mengacu pada kebijakan Pemerintah Provinsi Bali lewat Surat Edaran Gubernur Bali, di mana tetap mewajibkan Karangasem untuk ikut melaksanakan PPKM Darurat kendati nihil wilayah zona merah.

Baca juga :  21 Balita di Karangasem Sempat Terpapar Ini

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Karangasem, I Ketut Sedana Merta. “Karangasem tetap melaksanakan. Kabupaten Tabanan yang tak masuk assessment juga sama melaksanakan PPKM Darurat. Hal itu sesuai arahan Gubernur  saat rapat dengan Forkompinda. Kini tengah menunggu Surat Edaran Gubernur,” ungkap Sedana saat diwawancara, Jumat (2/7/2021).

Melihat kondisi terkini, berdasarkan Data Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, Jumat (2/7/2021) dari 13 desa yang sebelumnya memiliki kasus aktif, kini berkurang menjadi 12 Desa. Dengan rincian masing-masing 1 kasus di Desa Ababi, Culik, Bungaya, Seraya Barat, Tumbu, Baturinggit dan Duda Utara. Selanjutnya 2 kasus di Desa Bugbug. Sementara di Desa Antigakelod, Gegelang Besakih dan Kelurahan Karangasem sebanyak 3 kasus.

Yang menggembirakan, berdasarkan data Dinkes Karangasem juga menyatakan Kecamatan Sidemen  menjadi satu-satunya Kecamatan tercatat nol kasus Covid-19. Berdasarkan data zonasi yang ditetapkan sejak 28 juni hingga 4 Juli nanti menunjukkan Karangasem masih mencatat satu zona oranye, yaitu Desa Bungaya Kangin. (yun)

Baca juga :  Jelang Akhir Tahun, Harga Cabai Naik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini