PPKM Darurat di Klungkung, Monumen dan Lapangan Puputan Ditutup

picsart 07 02 07.07.30
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Semarapura, DENPOST.id

Walaupun belum menerima surat secara resmi, Kabupaten Klungkung akan mengikuti aturan Pemerintah Pusat untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali pada, 3 sampai 20 Juli 2021. Salah satu yang akan diterapkan, yakni menutup tempat umum dan rekreasi seperti Monumen dan Lapangan Umum Puputan Klungkung.

“Dalam PPKM Darurat itu sudah jelas tertulis kalau tempat umum dan rekreasi akan ditutup. Makanya mulai besok (Sabtu-red), monumen dan Lapangan Puputan kita tutup,” ujar Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, ketika dikonfirmasi seusai memimpin rapat koordinasi pelaksanaan PPKM Darurat di ruang rapat Praja Mandala, Jumat (2/7/2021).

Baca juga :  Ditabrak Avanza, Pemotor Cedera Kepala

Selain menutup monumen dan lapangan, Suwirta yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Klungkung ini mengatakan akan kembali menerapkan work from home atau bekerja dari rumah bagi pegawai kantoran. Termasuk
meniadakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada tahun ajaran baru 2021/2022. Begitupula halnya untuk penerapan sanksi bagi mereka yang tidak mengikuti aturan PPKM Darurat.

Hanya saja untuk sanksi, Suwirta mengatakan akan memberlakukan seperti sebelumnya. Kalau ada toko yang bandel tutupnya lebih dari pukul 20.00 Wita, maka akan diberikan surat peringatan. “Nanti ada SP 1 dan SP 2. Termasuk saya saja jadi bupati juga bisa mendapat teguran tertulis satu dan dua. Malah kalau tidak menjalankan (PPKM Darurat) bisa diberhentikan sementara,” ungkap Suwirta.

Baca juga :  Desa Adat Bonjaka Segera Miliki Pengolahan Sampah TPS3R

Yang jelas, Suwirta mengatakan dalam PPKM Darurat ini ada perubahan dan pengetatan -pengetatan yang perlu dilakukan.
Tapi untuk kegiatan adat di Klungkung masih memungkinkan untuk dilakukan dengan sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya jumlah peserta harus dibatasi dan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini