PPKM Darurat, Akses Pantai di Sanur Ditutup Sementara

picsart 07 04 01.19.36
DITUTUP - Akses menuju Pantai Mertasari Sanur yang ditutup sementara dalam PPKM Darurat, Sabtu (3/7/2021).

Sanur Kauh, DENPOST.id

Menindaklanjuti instruksi Pemerintah Pusat, Surat Edaran (SE) Gubernur Bali dan SE Walikota Denpasar berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, 3 Juli sampai 20 Juli 2021, semua akses menuju pantai yang ada di wilayah Sanur ditutup sementara. Penutupan akses pantai inipun telah dilakukan saat PPKM Darurat berlaku mulai, Sabtu (3/7/2021).

Setelah dilakukan penutupan akses pantai ini, dilakukan peninjauan dan rapat pemantapan PPKM Darurat pantai yang ada di wilayah Sanur, di Muntig Siokan, Pantai Mertasari, Desa Sanur Kauh, Minggu (4/7/2021).

Dalam peninjauan dan rapat pemantapan itu, hadir Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya; Camat Denpasar Selatan, Wayan Buda, Kapolsek Densel, Danramil, Perbekel Desa Sanur Kaja, Perbekel Desa Sanur Kauh, dan Lurah Sanur, serta bendesa se-Sanur, serta tokoh masyarakat dengan prokes ketat. Dari rapat itu, yang pertama diputuskan semua usaha yang ada di wilayah Sanur tidak terkecuali rumah makan dan warung makan sudah tutup pukul 20.00 Wita kecuali rumah sakit. Kedua, upacara panca yadnya di desa dibatasi hanya diikuti peserta maksimal 30 orang. Ketiga, yakni restoran, rumah makan dan UMKM yang menjual makanan dan minuman yang biasa jualan tidak boleh melayani di tempat dan diperbolehkan dengan pesan antar.

Sedangkan untuk pantai, diijinkan khusus untuk nelayan yang warga Sanur untuk mencari ikan tetap beraktivitas sampai pukul 20.00 Wita. Selama penutupan sementara ini, akses pantai akan dijaga petugas dan dilakukan patroli. Jika ada kegiatan yang menimbulkan keramian, seperti upacara adat suaya bersurat ke kepolisin dan desa adat dan hanya dibatasi 30 orang.

Baca juga :  Ayam Aduan Milik Suami Ketua Fraksi PDIP Bangli Dicuri

Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana, seusai rapat mengatakan rapat peninjauan dan pemantapan ini untuk memastikan di Intaran untuk penutupan tempat wisata, yakni pantai sepanjang hampir 7 kilometer dengan 12 pintu masuk. Hal-hal ini perlu disampaikan kepada mereka terkait PPKM Darurat dengan melonjaknya kasus dan masyarakat harus waspada. “Niat dari pemerintah itu sangat baik untuk melindungi masyarakat, dan masyarakat pun harus mendukung kegiatan ini karena sifatnya sementara, sehingga penurunan kasus dan aktivitas kembali normal,” kata Alit Kencana.

Baca juga :  Tiga Kapal yang Diduga Angkut Babi Selundupan Diamankan Polisi

Ditambahkan Alit Kencana, dari peninjauan dan rapat pemantapan ini diputuskan semua unit usaha yang ada wilayah Sanur sudah tutup pukul 20.00 Wita. Selain itu, semua upacara yadnya hanya diikuti 30 orang dan tidak menyediakan makanan di tempat upacara. Untuk nelayan yang memang penghidupannya di pantai dan laut diperkenankan yang betul-betul nelayan dan juga dibatasi sampai pukul 20.00 Wita.

Setelah itu, untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam situasi sekarang ini semua unsur dilibatkan. “Kami juga memohon kepada masyarakat yang biasa berkunjung di pantai, untuk sementara kami tidak ijinkan dulu mengunjungi pantai sampai batas waktu PPKM Darurat ini,” tandasnya. (112)

Baca juga :  Besok, ABK Boat Pelabuhan Sanur Jalani Rapid Test

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini