PPKM Darurat di Bangli, Pengendara Berwisata Diminta Putar Balik

picsart 07 04 07.49.20
PENYEKATAN - Kegiatan penyekatan dari personel Polri dan TNI di perbatasan.

Bangli, DENPOST.id

Sesuai SE Gubernur Bali dan Mendagri, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Bangli terus dilakukan hingga 20 Juli 2021. Selain gencar melaksanakan operasi yustisi, penyekatan juga telah dilakukan di daerah perbatasan Bangli, dengan kabupaten lain.

Bahkan pengendara yang kedapatan akan berwisata di Bangli, langsung diperintah putar balik, mengingat semua obyek wisata di Bangli ditutup.

Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan menerangkan ada empat lokasi telah ditetapkan sebagai pos untuk melakukan penyekatan terkait penerapan PPKM Darurat di Bangli dari, 3 sampai 20 Juli, guna menyegah penyebaran Covid-19. Desa Bangbang (Tembuku) yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Karangasem dan Klungkung.

Selanjutnya di Banjar Temen, Kayuambua, Susut yang merupakan daerah perbatasan dengan Kabupaten Gianyar. Desa Bunutin, Bangli yang juga merupakan perbatasan dengan Kabupaten Gianyar, serta di Desa Catur, Kintamani yang menjadi daerah perbatasan dengan Kabupaten Buleleng. “Ada empat lokasi penyekatan telah kita tetapkan di Kabupaten Bangli. Yang mana, di masing-masing lokasi penyekatan itu, telah dijaga sebanyak 13 personel. 10 dari Polri dan tiga dari TNI,” ungkapnya, Minggu (4/7/2021). (128)

Baca juga :  Vaksinasi Berlangsung Sampai Tengah Malam, Polres Bangli Layani 2.000 Orang Sehari

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini