Ditinggal Berkebun, Perhiasan Senilai Rp80 Juta Digondol Maling

picsart 07 05 06.13.08
PERHIASAN HILANG - Petugas menunjukkan tempat satu set perhiasan emas yang dilaporkan hilang digondol maling.

Bangli, DENPOST.id

Kasus dugaan pencurian dialami I Nyoman Mawa (38), warga Banjar Munduk Waru, Desa Buahan, Kintamani, Bangli. Satu set perhiasan emas yang diperkirakan senilai Rp80 juta hilang diduga digondol maling.

Kapolsek Kintamani, Kompol. I Made Sutarjana mengungkapkan, pihaknya menerima laporan kasus pencurian yang terjadi, Minggu (4/7/2021) diketahui sekitar pukul 11.30 Wita. “Ya, benar (ada laporan pencurian-red). Anggota sudah turun kelokasi melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” katanya Senin (5/7/2021).

Baca juga :  Dua Bocah dan Pengasuh Digulung Ombak di Pantai Munggu

Sebagaimana laporan tersebut, disebutkan, bermula saat korban dengan saksi yakni istrinya, Ni Luh Winadi (40) dan anaknya, Ni Kadek Ega Widiani (16)
pergi meninggalkan rumah untuk berkebun. Setelah selesai berkebun, sekira pukul 11.30 Wita, mereka pun kembali ke rumah dan mendapati pintu kamar tempat menyimpan perhiasan tidak terkunci. Padahal sebelumnya tempat tersebut, selalu terkunci.

Setelah diperiksa, ternyata perhiasan emas yang ada di dalam dompet warna merah yang disimpan di atas lemari itu, sudah tidak ada. Satu set perhiasan itu, berupa sebuah kalung emas bermotif rantai dengan liontin berbentuk hati seberat 60 gram, sebuah kalung emas berat 15 gram, dua buah kalung emas berat 10 gram, tiga buah gelang rante seberat 29 gram, tujuh buah cincin seberat 25 gram dengan permata warna merah dan hijau, serta sepasang anting seberat dua gram.

Baca juga :  Didampingi APIP, Dana Hibah Pariwisata Jembrana Diklaim Bebas Masalah

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian dengan estimasi mencapai Rp80 juta. “Modus pelaku kemunginan masuk ke dalam kamar, membuka pintu dengan menggunakan kunci kemudian langsung mengambil perhiasan emas korban yang saat itu rumahnya dalam keadaan sepi,” ujarnya.

Disinggung apakah dugaan kemungkinan pelaku orang terdekat atau sekitar TKP, Kompol Sutarjana belum berani mengambil kesimpulan. “Pelakunya masih lidik. Semoga segera bisa kita ungkap,” pungkasnya. (128)

Baca juga :  Warga Apuan Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini