Lewati Perbatasan Bangli, Tujuh Kendaraan Putar Balik

picsart 07 06 02.39.57
PUTAR BALIK - Petugas saat meminta kendaraan truk untuk putar balik.

Bangli, DenPost

Tujuh kendaraan yang hendak masuk wilayah Bangli, terpaksa diminta putar balik oleh Satgas Ops. Aman Nusa Agung II beserta tim Terpadu Kabupaten Bangli, dalam penindakan pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Selasa (6/7/2021).

Kebijakan itu, terpaksa dilakukan lantaran para pengemudi dan penumpangnya memiliki kepentingan non-esensial (tak penting dan critical (genting). “Melihat belum adanya dampak signifikan berkurangnya mobilitas orang atau masyarakat di Provinsi Bali, sejak diberlakukannya pelaksanaan PPKM Darurat, maka seluruh Satgas Ops Aman Nusa Agung II beserta tim Terpadu harus lebih tegas dan ketat lagi untuk melakukan penertiban dan penegakan hukum terhadap semua pelanggaran sebagaimana diatur dalam SE Gub Bali No. 09 Tahun 2021,”kata Kasatgas 3 Ops Amanusa II, AKP I Ketut Sukadana.

Baca juga :  Diterjang Banjir, Begini Kondisi Jalan Menuju Pura Tirta Mas Mampeh

Diungkapkan, Polres Bangli melakukan penyekatan di batas wilayah Kabupaten Bangli berbatasan dengan kabupaten lainya. Sasarannya, orang yang menuju Kabupaten Bangli dengan kepentingan non esensial dan critical harus diputar balik, mulai pukul 06.00 Wita sampai seterusnya. Diatur sistem penyekatannya dengan baik, sehingga tidak terjadi penumpukan atau kerumunan atau kemacetan. “Tadi pagi mulai pukul 06.00 Wita sampai 07.30 Wita di Pos Penyekatan Bunutin Bangli, Jalan Ir. Soekarno, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli telah dilaksanakan penyekatan/pengecekan terhadap masyarakat luar Bangli, yang akan memasuki wilayah Kota Bangli dalam rangka kepatuhanan pelaksanaan PPKM Darurat Covid -19,” sebutnya.

Personel yang dilibatkan ada 40 orang, gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP. Untuk sasarannya, yakni masyarakat luar Bangli yang memasuki wilayah Bangli, dan tidak membawa atau menunjukkan surat identitas diri dengan tujan tidak jelas dan Surat Rapid Antigen.

Baca juga :  Direkomendasikan UNESCO, Begini Tindak Lanjut Penataan Wisata di Kintamani

Satgas dan tim terpadu telah menindak tujuh pelanggar dan harus putar balik, termasuk pelaksanaan pos penyekatan di empat kecamatan Kabupaten Bangli. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini