Sempat Buron, Sales Oli Dibekuk

picsart 07 07 06.31.12
TUNJUKKAN BB - Kapolres Karangasem, AKBP Ni Nyoman Suartini, dan Kasat Reskrim AKP Aris Setianto, saat menunjukkan barang bukti (BB), Rabu (7/7/2021)

Amlapura, DENPOST.id

Sempat jadi buronan polisi sejak 28 Juni 2021, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karangasem akhirnya berhasil membekuk Andri Candra (38) di daerah asalnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (4/7/2021). Supervisor Sales areal Bali, PT Lupromax Pelumas Indonesia (LPI) ini ditangkap usai dilaporkan pemilik bengkel Autotama di Desa Jasri, Karangasem.

Andri dilaporkan karena tak menyetorkan uang pembayaran produk ke perusahaan senilai Rp19 juta.

Baca juga :  Tiga Hari, Karangasem Tambah 10 Kasus

Kapolres Karangasem, AKBP Ni Nyoman Suartini, dalam pers rillis, Rabu (7/7/2021) menuturkan ternyata Andri tak hanya melakukan penggelapan di satu TKP. Uang pembayaran di sejumlah bengkel juga sempat digelapkan hingga total pembayaran yang tak disetorkan mencapai Rp40 juta. “Sebelumnya selisih uangnya ada Rp60 juta. Namun salah satu karyawan tersangka melakukan pengembalian senilai Rp20 juta, sehingga total yang harus dipertanggungjawabkan tersangka senilai Rp40 juta, ” ungkap Suartini.

Dari tangan tersangka, pihak kepolisian menyita dua barang bukti (BB), yakni telepon genggam android milik Andri, dan tanda bukti penerimaan barang dari bengkel Autotama Jasri. Di mana di dalamnya tertera penerimaan 20 dus vitamin pelumas oli yang berjumlah 240 buah dengan total Rp19 jutaan. Tersangka disangkakan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dan terancam hukuman 5 tahun penjara. (yun)

Baca juga :  Lambung Bocor, KMP Nyaris Terbalik di Pelabuhan Padangbai

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini