Muncul Klaster Perkantoran, OPD di Buleleng Diminta Lebih Selektif

Muncul Klaster Perkantoran, OPD di Buleleng Diminta Lebih Selektif
PANTAU - Tim melakukan pemantauan WFO dan WFH ke masing-masing OPD, Kamis (8/7/2021) terkait adanya klaster perkantoran.

Singaraja, DENPOST.id

Klaster perkantoran memicu peningkatan kasus positif Covid-19 di Buleleng. Tercatat lima staf di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terkonfirmasi positif Covid -19. Begitu juga seorang anggota dewan dan tiga staf di Sekretariat DPRD Buleleng terkonfirmasi positif.

Menyikapi hal itu, Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan mengaku telah mengirimkan surat ke masing-masing organisasi perangkat daerah terkait dengan work from home (WFH) dan work from office (WFO).

Baca juga :  Dekranasda Buleleng Dorong Perajin Endek Tingkatkan Produksi

“Kepada OPD yang masuk dalam kategori kritikal agar mencermati pegawainya yang melaksanakan tugas di kantor 100%.  Jika ada yang menunjukkan gejala atau tidak sehat agar ditugaskan untuk WFH, dan jika ada kasus positif Covid agar segera melaporkan ke Diskes lalu dites rapid antigen atau PCR secara keseluruhan, serta menugaskan staf dalam ruangan yang sama utk WFH di hari berikutnya,” pintanya, Kamis (8/7/2021).

Hal ini menurutnya  agar diadministrasikan karena terkait  dengan pencairan  tunjangan kinerja.

Baca juga :  Antisipasi “Panic Buying”, Polisi dan Disperindag Sidak Sembako dan Masker

Ditambahkan Suwarmawan, OPD yang masuk kategori essensial agar memperhatikan kondisi stafnya. “Sama seperti pada point di atas tadi, sedangkan yang WFH 100% agar lebih selektif menugaskan staf tertentu untuk datang ke kantor, sehingga mobilitas warga di Buleleng bisa turun sampai 30%,” sarannya.

Sebelumnya, Bupati Buleleng, I Putu Agus Suradnyana, telah mengingatkan para pegawai di lingkungan Pemkab Buleleng agar tidak mengendurkan disiplin protokol kesehatan (prokes). Menurutnya, pegawai merupakan garda terdepan dan juga sebagai pelopor dalam kedisiplinan menerapkan prokes. “Kita sebagai contoh harus terus menyampaikan ke masyarakat agar jangan kendur menerapkan prokes. Selalu ingatkan masyarakat untuk memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjaga imun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” tegasnya. (118/111)

Baca juga :  Peternak Rugi Besar, Populasi Babi di Klungkung Turun Drastis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini