PPDN Akui Tidak Tahu Ada PPKM Darurat dan Penyekatan

picsart 07 08 07.08.05
PENYEKATAN - Penyekatan yang dilakukan jajaran Polres Jembrana, dan Polsek Negara, Kamis (8/7/2021)

Negara, DENPOST.id

Jajaran Polres Jembrana terus melakukan upaya penyekatan dalam pelaksanaan PPKM Darurat. Penyekatan dilaksanakan di Terminal Kaliakah, Kecamatan Negara.
Pada, Kamis (8/7/2021) penyekatan dilakukan jajaran Polsek Negara bersama Polres Jembrana.

Kapolsek Negara, AKP I Gusti Made Sudarma Putra, mengatakan penyekatan guna mengantisipasi dan memeriksa warga yang belum atau bawa bukti vaksin. Dari kegiatan yang dilakukan jajaran Polres Jembrana, puluhan pelaku perjalanan yang hendak keluar Bali, diputar balik lantaran tidak melengkapi diri dengan surat keterangan vaksinasi maupun surat keterangan Rapid Antigen atau Swab PCR dengan hasil negatif sebagai syarat bagi warga untuk keluar dan masuk Bali.

Baca juga :  Polres Gianyar Tanam Pohon

Salah seorang warga yang harus diputar balik, yakni Saidi warga Jember, Jawa Timur. Dia mengaku belum tahu kalau ada surat edaran Gubernur Bali, karena kerjanya di kampung di pelosok.

Hal sama juga dikatakan Mahrus Ali, yang juga warga Jember. Dia mengaku tidak tahu adanya surat edaran. “Jadi kami terpaksa berangkat saja karena tidak tahu,” katanya.

Kabag Ops Polres Jembrana mengatakan posko penyekatan ini akan beroperasi selama penerpaan PPKM Darurat di Bali sampai 20 Juli 2021. Posko ini merupakan posko penjaring untuk pelaku perjalanan yang mencoba untuk nekat keluar Bali tanpa dokumen perjalan yang lengkap. (120)

Baca juga :  Warung Sriasih Terbakar, Kerugian Mencapai Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini