Pintu Masuk ke Nusa Penida Diperketat

picsart 07 09 06.50.25
PENYEBRANGAN - Aktivitas penyebrangan di Pelabuhan Tribuana, Kusamba, Jumat (9/7/2021)

Semarapura, DENPOST.id

Selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pintu masuk menuju wilayah Nusa Penida, Klungkung diperketat. Selain melakukan penyekatan di sejumlah pelabuhan di Kusamba, aktivitas penyebrangan dari Klungkung daratan ke wilayah Nusa Penida juga dibatasi.

Dalam sehari, aktivitas boat dibatasi hanya melayani tiga kali keberangkatan ke Nusa Penida dan sebaliknya.

Camat Nusa Penida, Komang Widiasa Putra, ketika dikonfirmasi, Jumat (9/7/2021) mengatakan kalau penertiban prokes tetap rutin dilakukan di Nusa Penida. Namun, penertiban yang dilakukan sejauh ini baru sebatas pembinaan. Diapun mengaku telah mengikuti aturan di kabupaten terkait pelaksanaan PPKM Darurat. Di antaranya soal penutupan tempat umum dan rekreasi di Nusa Penida.

“Semua objek wisata di Nusa Penida telah ditutup. Kami juga meminta agar rumah makan dan restoran buka sampai pukul 20.00 Wita, dan tidak boleh makan di tempat,” ungkapnya.

Baca juga :  Lima Warga di Jembrana Digigit Anjing Liar

Dengan adanya PPKM Darurat ini, Komang Widiasa Putra mengakui kondisi pariwisata di Nusa Penida makin sepi. Apalagi wisatawan sudah tidak ada lagi yang berkunjung ke Nusa Penida. “Kalau untuk warga yang melakukan persembahyangan ke Nusa Penida ada saja. Tapi tidak banyak. Karena untuk tempat ibadah kita juga terapkan prokesnya secara ketat,” katanya.

Ditempat terpisah,
Kepala Dinas Perhubungan Klungkung, I Nyoman Sucitra mengakui ada pembatasan untuk aktivitas penyebrangan ke Nusa Penida. Khusus ke Nusa Penida, setiap operator atau pengelola boat hanya diijinkan melakukan penyeberangan tiga trip (keberangkatan) dalam sehari selama pemberlakuan PPKM Darurat. (119)

Baca juga :  Gigit Belasan Warga di Pegending, Dinas Pertanian Gagal Dapat Sampel Otak Anjing

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini