Patroli PPKM Darurat Diprotes Pengusaha Gerai HP

picsart 07 11 03.06.10
PROTES PPKM - Pemilik gerai HP yang protes patroli PPKM Darurat di seputaran Kota Singaraja, Minggu (11/7/2021)

Singaraja, DENPOST.id

Patroli sekaligus sosialisasi perubahan kedua SE Gubernur Bali No. 9 Tahun 2021 tentang PKKM Darurt yang dilakukan, Minggu (11/7/2021) oleh tim gabungan TNI, BPBP, Satpol PP dan Dishub Buleleng, mendapatkan protes dari pemilik gerai HP.

Pemilik gerai HP enggan menutup tempat usahanya karena tergolong dalam sektor esensial. “Kita ini melayani kebutuhan internet dan kuota untuk didistribusikan kepada masyarakat. Ini berdasarkan surat menteri. Nah sekarang kok ada kebijakan untuk tutup, siapa yang buat kebijakan itu, saya ingin bertemu,” ucap Ni Kadek Ariasih, salah seorang pemilik gerai HP saat berdebat dengan petugas Satpol PP Buleleng.

Baca juga :  Cegah DBD, Bhabinkamtibmas Desa Tiga Lakukan Ini

Dia menilai terjadi kerancuan dalam surat edaran mengenai usaha yang esensial dan non esensial. Dalam SE Gubernur Bali No. 10 tahun 2021 tentang perubahan kedua SE Gubernur Bali No. 9 tahun 2021, terjadi perubahan tentang kegiatan sektor non esensial seluruhnya ditutup dan pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan seluruhnya selama PPKM Darurat.

Petugas pun nampak kebingungan menjawab dan meminta pemilik gerai HP untuk datang langsung menanyakan ke Kantor Satpol PP. “Kami hanya menjalankan tugas, besok ibu silahkan datang ke kantor untuk lebih jelasnya,” ucap petugas.

Baca juga :  Karantina Desa Bondalem akan Berakhir, BST dan BLT-DD Segera Disalurkan

Petugas pun memberikan kelonggaran kepada pengusaha sambil melakukan imbauan dan sosialisasi.

Sementara Dandim Buleleng, Letkol Inf Mohhamad Windra Lisrianto, menyebut operasi ini belum langsung penindakan, tetapi dalam tahap memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar memahami SE Gubernur dengan perubahannya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini