Lima Titik Sekat Dalam Kota, 299 Kendaran Putar Balik

Lima Titik Sekat Dalam Kota, 299 Kendaran Putar Balik
PERIKSA SURAT - Tim gabungan saat memeriksa surat-surat kelengkapan pengendara yang melintas di pos sekat wilayah Kota Singaraja, Senin (12/7/2021).

Singaraja, DENPOST.id

Tim gabungan yang terdiri personel Polres Buleleng, Satpol PP dan BPBD melaksanakan penyekatan di lima titik dalam wilayah Kota Singaraja, Senin (12/7/2021). Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, didampingi Waka Polres Kompol Yusak Agustinus Sooai dan Kabag Ops Kompol A.A. Wiranata Kusuma mengatakan, titik penyekatan ada di daerah Penarukan, Banyuning Jalan Gempol Singaraja, depan Pasar Sukasada, Jalan Udayana dan depan Pasar Banyuasri.

Baca juga :  Sempat Dilaporkan Hilang, Tim SAR Akhirnya Temukan KM Baruna Jaya Raya

Dijelaskannya, setiap titik penyekatan ditugaskan 30 personel gabungan yang dipimpin masing-masing perwira yang ditunjuk. Pada sektor esensial yang dapat melaksanakan work from office (WFO) sebanyak 50 % tidak terlepas dari pemeriksaan. Begitu pula para karyawannya harus dapat menunjukkan surat perintah tugas dari instansinya dan juga sudah dapat menunjukkan telah melaksanakan vaksin.

“Bagi masyarakat yang tujuannya hanya untuk jalan-jalan dan atau hanya mengunjungi keluarga maka akan dilakukan tindakan putar balik sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanannya,” katanya.

Dari 5 titik kegiatan penyekatan yang dilakukan telah diperiksa 2.923 kendaraan yang terdiri dari kendaraan roda dua sebanyak 2.161 unit, kendaraan roda empat sebanyak 695 unit serta kendaraan roda enam sebanyak 67 unit.

Baca juga :  Koordinasi Penggunaan Anggaran, Kapolres Datangi KPPN Singaraja

Dari kendaraan yang diperiksa, terdapat 299 kendaraan yang diputar balik karena tidak memiliki tujuan jelas serta tidak mampu menunjukkan surat-surat yang diperlukan seperti surat keterangan vaksin dan surat tugas.

“Mobilitas masyarakat di Buleleng cukup tinggi sehingga disarankan kepada masyarakat untuk menaati aturan yang berlaku. Bagi yang tidak memiliki kepentingan agar di rumah saja. Ini untuk mencegah meningkatnya kasus Covid-19 sehingga masyarakat sehat semuanya,” tandasnya. (118)

Baca juga :  Gubuk Mau Roboh, Seka Demen BSC Galang Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini