Bingung Soal Kategori, Sejumlah Usaha Non-Esensial Masih Buka

Bingung Soal Kategori, Sejumlah Usaha Non-Esensial Masih Buka
MASIH BUKA - PPKM Darurat, sejumlah toko non-esensial di Kota Karangasem masih dibuka, sehingga petugas melakukan penertiban, Senin, (12/7/2021).

Amlapura, DENPOST.id

Di hari pertama penerapan aturan penutupan usaha non-esensial, sejumlah toko di Kawasan Amlapura masih tampak buka, Senin (12/7/2021). Terkait kondisi ini, Satpol PP Karangasem bersama jajaran Polres Karangasem melakukan penertiban. Dari hasil dialog, masih ada kebingungan di kalangan masyarakat terkait aturan atau kategori toko yang masuk dalam kategori non-esensial atau esensial.

Hal tersebut diungkapkan Kasatpol PP Karangasem, I Wayan Sutapa. “Masih banyak yang belum mengetahui kategori non-esensial atau esensial. Seperti salah satunya kami menertibkan sebuah deler motor yang dilengkapi bengkel servis. Dikatakannya, deler masuk katagori non-esensial, sedangkan bengkel masuk kategori esensial,” ungkapnya.

Baca juga :  Bikin Kesaksian Soal Covid-19, Pasien Asal Rendang Viral di Medsos

Terkait hal itu, pihaknya meminta pemilik toko untuk mengambil kebijakan menutup sebagian. “Tetap membuka pintu untuk servis saja. Kami juga imbau agar servis motor tak membuat kerumunan dan mengutamakan pelayanan via online,” lanjutnya.

Pantauan di lapangan, sejumlah toko alat tulis dan fotocopy juga terjaring dalam penertiban. Bahkan salah satu gerai fotocopy yang ditertibkan dalam kondisi ramai pelanggan yang sedang mencopy identitas diri untuk mengikuti vaksinasi.

Baca juga :  Artha Dipa Mundur dari Penjaringan Golkar

“Hari ini kami belum lakukan penindakan tipiring. Kami masih utamakan sosialisasi dan memberi pengertian dengan humanis. Kami hanya minta para pedagang menandatangani surat pernyataan menutup sementara tokonya,” katanya.

Sementara itu, salah satu pedagang di Kawasan Amlapura yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan kebijakan  ini. Tak hanya soal penutupan yang dianggap merugikan sepihak, ia juga merasa tak adil jika supermarket tetap buka seperti biasa dengan alasan menjual sembako. “Kalau demikian saya bisa saja juga jual sembako agar bisa buka dagangan,” keluhnya.

Baca juga :  Sejumlah Desa di Buleleng Tutup Akses Jalan

Sebelumnya, Minggu (11/7/2021) lalu, Bupati Karangasem, I Gede Dana mendatangi satu per satu pedagang di kawasan Amlapura. Dia menyosialisasikan terkait penutupan toko non-esensial. Dia berharap seluruh pedagang mengerti. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini