Bangli Juga Gratiskan Siswa Baru

picsart 07 12 07.17.28
PPDB - Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, saat memantau pelaksanaan PPDB.

Bangli, DENPOST.id

Sama halnya dengan kabupaten/kota lainnya di Bali, Kabupaten Bangli juga menggratiskan siswa baru dari jenjang TK, SD hingga SMP Negeri yang ada di Bangli. Pihak komite sekolah dilarang untuk melakukan pungutan apa pun terhadap siswa atau orang tua siswa terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2021/2022.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, I Dewa Agung Putu Purnama menyebutkan jika saat ini Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta telah mengeluarkan instruksi larangan sekolah melakukan pungutan tersebut. Sebab, pemerintah sudah melakukan pembiayaan pelaksanaan pendidikan melalui dana BOS.

Baca juga :  Di Bangli, Anggaran Penanganan Covid Baru Terealisasi Rp2,2 Miliar

“Saat ini, dana BOS itu agar diusahakan untuk melakukan pemeliharaan ringan, termasuk pelaksanaan kegiatan sekolah bisa dipenuhi dari dana BOS. Karena itu, di masa pandemi ini untuk pembelian pakaian agar dari orang tua masing-masing. Bukan dari sekolah atau komite yang melakukan pengadaan,” katanya, Senin (12/7/2021).

Dalam hal ini, peserta didik baru juga diperbolehkan mempergunakan pakaian yang masih layak dari kakak kelasnya. Dengan begitu tidak ada kewajiban sekolah melakukan pengadaan pakaian. Sekolah hanya menyampaikan aturan standar pakaiannya saja. Jika ada ditemukan sekolah yang membandel melakukan pungutan, Dewa Purnama minta agar masyarakat tidak segan-segan melapor ke Disdik.

Baca juga :  Tim Gabungan Jembrana Juga Tertibkan Baliho Tak Berizin

Sementara mengacu Instruksi Bupati No : 420/477/Umum/2021 tentang peniadaan pengadaan perlengkapan anak sekolah, pungutan uang bangunan dan uang komite sekolah dalam rangka PPDB tahun ajaran 2021/2022, ada enam poin yang ditekankan. Pertama, sekolah dan komite sekolah dilarang mengadakan pakaian seragam sekolah dalam kaitan penerimaan peserta didik baru, berikutnya pengadaan pakaian seragam sekolah diusahakan sendiri oleh orang tua wali peserta didik. Ketentuan mengenai jenis, warna dan model pakaian agar mengacu kepada ketentuan dalam Permendikbud No.45 tahun 2014. Pakaian seragam sekolah tidak harus baru dan dapat menggunakan seragam yang masih layak pakai dalam kondisi bersih. Tidak boleh melakukan pungutan dan atau sumbangan yang terkait dengan pelaksanaan PPDB maupun perpindahan peserta didik, seperti uang bangunan dan uang komite. Tidak boleh melakukan pungutan untuk membeli buku tertentu yang dikaitkan dengan PPDB.

Baca juga :  Di Tempat Ini, Tim Pakeling Bagi-bagi Masker

Lanjut Dewa Purnama, instruksi Bupati tertanggal 9 Juli 2021 juga telah ditembuskan kepada ketua komite dan kepala sekolah TK, SD dan SMP di kabupaten Bangli. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini