Batasi Mobilitas, Pedagang Luar dan Jam Operasional Pasar Dibatasi

Batasi Mobilitas, Pedagang Luar dan Jam Operasional Pasar Dibatasi
DIBATASI – Aktivitas pedagang di seluruh pasar tradisional di Karangasem dibatasi sampai PPKM Darurat berakhir.

Amlapura, DENPOST.id

Berbagai kebijakan dalam pelaksanaan Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kabupaten Karangasem diambil. Selain penutupan toko non-esensial, pembatasan pedagang seluruh pasar di Karangasem juga dilakukan. Pedagang dari luar Kabupaten Karangasem sementara dilarang berjualan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutrisna. “Untuk sementara waktu pedagang dari luar kabupaten Karangasem tidak diperbolehkan  berjualan di pasar  tradisional termasuk  pedagang dan distributor yang berjualan di Karangsokong,” ujarnya. Dia berharap para pedagang dan masyarakat bersabar. Setelah PPKM darurat dicabut, seluruh pedagang dari luar kabupaten bisa kembali berjualan seperti biasa.

Baca juga :  Satpol PP Karangasem Razia Prokes di Pinggiran Kota

Tak hanya melakukan pembatasan pedagang, waktu operasional pasar  tradisional juga dibatasi. Pasar pagi dibuka dari pukul 05.00 Wita hingga 12.00 Wita. Sementara pasar sore dibuka dari pukul 15.00 Wita hingga 20.00 Wita. “Hal ini bertujuan untuk mengurangi mobilitas. Seluruhnya tertuang dalam Surat edaran (SE) bupati Karangasem bernomor : 511 / 1174 / VII / Disperindag  / SETDA / 2021,” ucap Sutrisna.

Tak hanya pembatasan pasar tradisional, 3 pasar hewan di Karangasem juga ditutup. Tiga pasar tersebut yakni Pasar Hewan Rubaya di Kecamatan Kubu; Pasar Hewan Bebandem di Kecamatan Bebandem dan Pasar Hewan Pempatan di Kecamatan Rendang. “Kita minta sementara waktu untuk ditutup sampai PPKM darurat berakhir,” pungkasnya. (yun)

Baca juga :  Bupati Karangasem Segera Bentuk Satgas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini