Taati PPKM Darurat, Pemilik Toko Non-Esensial Dapat Bingkisan

Taati PPKM Darurat, Pemilik Toko Non-Esensial Dapat Bingkisan
BINGKISAN - Kapolres Badung, AKBP Robi Septiadi, membagikan bingkisan saat menutup sementara tempat usaha non-esensial.

Mengwi, DENPOST.id

Ekonomi masyarakat sangat terdampak akibat virus Covid-19. Terlebih di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini di mana tempat-tempat usaha non-esensial terpaksa ditutup sementara. Upaya penutupan ini juga kerap mendapatkan perlawanan dari pemilik toko.

Karenanya, untuk mengurangi beban dan penderitaan masyarakat, Kapolres Badung, AKBP Robi Septiadi, membagikan bingkisan kepada pemilik toko non-esensial yang menaati aturan PPKM Darurat dan bersedia menutup tokonya untuk sementara waktu. “Kami juga memberikan imbauan agar pemilik toko senantiasa taat prokes 6 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjaga imun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Kami juga berikan bingkisan agar bisa membantu beban masyarakat saat tempat usahanya kami tutup sementara,” papar Robi, didampingi Kapolsek Mengwi, AKP Nyoman Darsana, saat melakukan penutupan toko non-esensial di Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuana, Mengwi, Badung, Rabu (14/7/2021) pagi.

Baca juga :  Bule Hilang Diduga Jatuh dari Tebing

Penutupan itu ditandai dengan pemasangan stiker larangan buka hingga sampai batas akhir PPKM Darurat 20 Juli ini. “Saya mohon maaf ya. Minta tolong untuk sementara ditutup dulu. Transaksinya secara online saja dulu. Saat ini kita sedang PPKM Darurat,” ucap Robi santun ke pemilik usaha aluminium, Nyoman Sudarma.

Selain menyasar usaha non-esensial Polres Badung beserta jajarannya juga memberikan bantuan untuk warga kurang mampu. Termasuk warga yang menderita sakit. “Sembako ini diberikan kepada masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM Darurat. Kegiatan ini dijalankan sesuai dengan perintah dari bapak Kapolri. Kegiatan ini sudah kami jalankan sejak tiga hari lalu. Akibat PPKM ini banyak yang terdampak. Baik terdampak karena kesehatan juga karena masalah ekonomi,” pungkasnya. (124)

Baca juga :  Diduga Arus Pendek, Deretan Rumah Bedeng Ludes Terbakar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini