Dua Pencuri Emas Ditangkap, Hasil Curian untuk Judi Jangkrik

Dua Pencuri Emas Ditangkap, Hasil Curian untuk Judi Jangkrik
PENCURI - Dua pencuri diamankan Polres Klungkung, Kamis (15/7/2021).

Semarapura, DENPOST.id

Belum sebulan melakukan penyelidikan, anggota Sat Reskrim Polres Klungkung akhirnya berhasil menangkap dua tersangka kasus pencurian emas di rumah Cok Gde Agung Sandiadnyana Putra (37), di Jalan Srikandi IV, Kelurahan Semarapura Klod Kangin. Pencurian itu terjadi saat rumah korban dalam keadaan kosong.

Kedua tersangka itu yakni I Wayan Agus Saputra (26) dan I Gede Mindra (32). Keduanya diketahui berasal dari Nusa Penida, Klungkung. Tersangka Wayan Agus Saputra merupakan residivis curanmor yang mendapat asimilasi tahun 2019.

“Setelah saya menjualnya di Denpasar, sebagian hasilnya saya pakai judi adu jangkrik di wilayah Guang, Gianyar,” ungkap tersangka, Agus Saputra, Kamis (15/7/2021).

Menurut Agus Saputra, dirinya nekat mencuri bersama rekannya (Mindra) karena perlu uang. Apalagi setelah bebas dari rumah tahanan, Saputra mengaku tidak bekerja. Dia juga harus menanggung istri dan anaknya yang baru berumur tiga tahun. “Anak saya baru tiga tahun pak. Saya sangat menyesal dan minta maaf,” ujar Saputra di hadapan Kapolres Klungkung, AKBP I Made Dhanuardana.

Baca juga :  Ini 12 Masukan yang Diberikan DPRD Terhadap LKPJ Bupati Klungkung

Dhanuardana didampingi Kasat Reskrim, AKP Ario Seno Wimoko dan Kasubag Humas AKP Putu Gede Ardana, mengatakan, kedua tersangka ditangkap di Jalan By-pass IB Mantra wilayah Klotok pada Selasa (13/7/2021) sekitar pukul 15.00 Wita. Penangkapan tersangka berawal dari adanya laporan korban (Cok Sandiadnyana) yang kehilangan perhiasan emas sekitar 30 gram di rumahnya pada 24 Juni 2021.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Sat Reskrim kemudian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan ternyata pelaku mengarah pada seorang resedivis yang ngekos di sebelah timur rumah korban. Setelah diamankan dan diintrogasi, pelaku mengakui mencuri perhiasan emas milik korban pada tanggal 24 Juni sekitar pukul 12.00 Wita.

Baca juga :  Vaksinasi Gelombang Kedua, Klungkung Siapkan 2.300 Dosis

“Setelah kita dalami lagi, perhiasan emas tersebut dijual di Denpasar yang dibantu rekannya (Gede Mindra). Dan hasil penjualan habis digunakan untuk berjudi,” ungkapnya.

Kapolres menegaskan kalau tersangka sengaja menyasar rumah kosong yang ditinggal lama oleh pemiliknya. Keduanya beraksi bersama. Satu orang masuk ke dalam rumah dan satu lagi mengawasi di sekitar rumah. Dari penangkapan dua tersangka, polisi mengamankan dua buah kalung emas, baju, HP, uang Rp 1 Juta dan sebuah mobil pikap DK 8798 MD yang dipakai beraksi. (119)

Baca juga :  Tangani Dampak Ekonomi di Masa Pandemi, Klungkung Gelar Ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini