Beberapa Toko Non-Esensial di Bangli Masih Buka Diam-diam

picsart 07 16 07.32.41
LAYANI MAKAN - Restoran atau kedai di Kintamani, yang kedapatan melayani tamu makan atau minum di tempat.

Bangli, DENPOST.id

Imbauan maupun penertiban sudah dilakukan sedari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dilakukan. Namun, masih ada toko atau tempat usaha non esensial (tak genting) beroperasi secara diam-diam.

Satu alasan mereka, yakni ekonomi. Baik secara bisnis bagi si pengusaha juga untuk kelangsungan para karyawannya yang juga perlu biaya makan.

“Ya kami tidak memungkiri masih ada toko-toko non esensial yang masih curi-curi buka. Tapi tetap kami mengedepankan tindakan persuasif,” ujar Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, Jumat (16/7/2021).

Pihaknya mencontohkan toko mainan dan peralatan bayi yang ada di seputaran Kota Bangli masih tetap buka. Menurutnya, masih diberikan toleransi mengingat menjual kebutuhan bayi, seperti popok, susu dan lainnya. “Tetap kami imbau supaya tutupnya lebih awal dibandingkan sebelumnya. Jam operasionalnya kami batasi,” tegasnya.

Baca juga :  Derita Sakit, Pedagang Nasi Ditemukan Tewas di Ruko

Hal yang sama juga ditegaskan Kasatpol PP dan Damkar Bangli, Dewa Agung Suryadarma. Jumat siang, pihaknya bersama tim gabungan termasuk TNI dan kepolisian kembali melaksanakan pengecekan dan penindakan di wilayah Kintamani tepatnya di seputaran Jalan Raya Penelokan.

Sasarannya adalah restoran atau kedai. Setidaknya ada delapan restoran atau kedai yang disambangi petugas. Dari pengecekan restoran atau kedai tersebut, nihil ditemukan pelanggaran, sebab sudah mengikuti imbauan pemerintah agar tidak melayani pengunjung untuk makan di tempat, hanya melayani take away.

Baca juga :  Di Bangli, Anggaran Penanganan Covid Baru Terealisasi Rp2,2 Miliar

Sementara giat serupa sehari sebelumnya, Kamis (15/7/2021) petugas terpaksa mengenakan denda masing-masing Rp1 juta pada dua tempat usaha di Kintamani. Sebab,
Kedai Mountain mou-che coffee dan Kintamani Coffee masih menerima tamu atau pengunjung makan di tempat, padahal sudah diperingati dua kali sebelumnya. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini