Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, Manado, Berbenah

Konsep Otomatis
KENDARAAN BARU - Prajurit TNI AU bersama empat kendaraan baru Mitsubishi Expander 1.5 GLX-L (4 X 2) MT di Lanud Sam Ratulangi, Manado. (DenPost.id/ist)

Denpasar, DenPost.id

Pangkalan TNI AU (Lanud) Sam Ratulangi, Manado, berbenah diri. Pangkalan ini merupakan Pangkalan Udara (Lanud) tipe A sesuai Peraturan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Nomor Perkasau/ 46/ XII/ 2020 pada 22 Desember 2020 tentang Peningkatan Status Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi dari tipe B ke tipe A. Shelter base ops serta armada yang baru berupa kendaraan dinas satu per satu melengkapi kekuatan Lanud Sam Ratulangi guna mengemban tugas TNI di ‘’Bumi Nyiur Melambai’’, Sulawesi Utara.

Kepala Penerangan Lanud Sam Ratulangi Mayor Sus. Michiko Moningkey dalam siaran pers yang diterima DenPost.id, Sabtu (17/7/2021) mengatakan bahwa merawat dan memelihara kendaraan dinas sangatlah penting.

“Tugas kami harus mengenal dan mengetahui kondisi semua armada kendaraan dinas di Lanud Sam Ratulangi, sebab setiap saat sesuai dengan dinamika di lapangan, kendaraan dinas sewaktu-waktu dioperasikan untuk kepentingan dinas. Artinya semua kendaraan harus dalam kondisi S atau serviceable, siap pakai,” ungkap Mayor Tek. Tarno Kepala Seksi Sarana Bantuan (Sarban) Dinas Logistik Lanud Sam Ratulangi.

Empat unit kendaraan Mitsubishi Expander 1.5 GLX-L (4 X 2) MT ini tiba di Lanud Sam Ratulangi, Manado, pada pertengahan Juni 2021. Berdasarkan perintah Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, keempat mobil Mitsubishi Expander ini dikeluarkan dari gudang GPL Lanud Sam Ratulangi. Mobil kemudian disalurkan oleh Seksi Sarban Dislog Lanud Sam Ratulangi kepada Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Sam Ratulangi, Kepala Dinas Logistik (Kadislog), Kepala Dinas Personel (Kadispers) dan Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Kadispotdirga).

Baca juga :  TK Angkasa Lanud Sam Ratulangi Ditinjau Tim KPKNL Manado

Kenaikan tingkat dari tipe B menjadi tipe A menjadikan Lanud Sam Ratulangi semakin bersinar. Buktinya, puncak pimpinan Pangkalan TNI AU di ujung utara Pulau Sulawesi ini, Airforce Base Leader-nya berpangkat bintang satu (Marsekal Pertama TNI), detara dengan brigadir jenderal (brigjen) di TNI AD, serta laksamana pertama (laksma) di TNI AL.

Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo menegaskan bahwa peningkatan Lanud Sam Ratulangi menjadi tipe A didasari nilai strategis Lanud  ini yang berbatasan langsung dengan negara Filipina, serta ada Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II serta ALKI III.

Baca juga :  Perpres NEK Disahkan, BRI Dukung Pemerintah dengan Perkuat Sustainable Finance

“Lokasi dan jalur-jalur ini merupakan jalur lintas laut maupun udara yang rawan dengan pelanggaran wilayah. Karena itu untuk ke depan, kami berharap Lanud Sam Ratulangi, Manado, terus berkembang dan melebarkan sayap dalam menjaga kedaulatan wilayah udara NKRI, khususnya di Sulawesi Utara,” tegasnya.

“Salah satu pengembangan yang saat ini ditapaki oleh Lanud Sam Ratulangi yakni eksistensi atau kehadiran perwakilan TNI AU di seluruh bandara di Provinsi Sulut. Hal ini menjadi penting, karena dalam konteks keselamatan penerbangan, baik sipil maupun militer serta dukungan operasional penerbangan. TNI AU, dalam hal ini Lanud Sam Ratulangi, harus hadir dan bersinergi dengan penyelenggara otoritas penerbangan di seluruh wilayah Sulawesi Utara demi menjaga keselamatan penerbangan,” jelas Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo. (yad)

Baca juga :  BRI Dinobatkan The Asset Triple A Sebagai “Best Private Bank for HNWIs Indonesia”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini