Tak Dapat Bantuan di Badung, Posko Pengaduan Menanti

picsart 07 18 03.47.12
RAKOR VIRTUAL - Bupati Giri Prasta, saat mengikuti rakor dengan Kemensos secara virtual dari RJ Bupati Puspem Badung, Sabtu (17/7/2021).

Mangupura, DENPOST.id

Sebelum dilaksanakannya penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, mengikuti rapat koordinasi (Rakor) dengan Kemensos secara virtual dari RJ Bupati Puspem Badung, Sabtu (17/7/2021).

Rakor yang dipimpin Menteri Sosial Tri Rismaharini, didampingi Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin ini, diikuti bupati/walikota se-Jawa dan Bali.

Baca juga :  Tak Capai Target, Dewan Minta Koreksi PAD di APBD Perubahan

Bupati Giri Prasta, didampingi Sekda Adi Arnawa, dan Kadis Sosial I Ketut Sudarsana, mengatakan 3.000 paket akan diberikan oleh Kementerian Sosial, di mana pada, Senin (19/7/2021) akan langsung didistribusikan ke kabupaten/kota se-Jawa dan Bali, serta selanjutnya pemerintahan kabupaten/kota membagikan kepada masyarakatnya yang belum menerima bantuan.

“Nanti apabila beras yang dikirim dari pusat sudah sampai di Badung, kami Pemkab Badung akan segera bagikan kepada masyarakat di Kabupaten Badung. Bantuan pangan non tunai ini akan kami berikan kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan tunai di Kabupaten Badung. Karena di Badung ini akan ada masyarakat yang mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari APBD dan BPNT yang berasal dari Kementerian Sosial, sehingga yang sudah mendapat sembako tidak lagi mendapat tunai begitupun sebaliknya,” jelas Bupati Giri Prasta.

Baca juga :  Polisi Tetapkan Satu Tersangka Penebasan di Songan

Bupati juga mengatakan kedepannya apabila ada masalah, serta masyarakat yang belum mendapatkan bantuan ini di Kabupaten Badung dalam penyaluran bansos ini, pihaknya sudah menyiapkan posko pengaduan di Dinas Sosial Kabupaten Badung, sehingga masyarakat bisa melapor ke sana dan tidak bingung lagi harus melapor kemana.

Sementara itu Menteri Sosial Tri Rismaharini memastikan akan terus memperkuat validitas dan akurasi data kemiskinan, sehingga akan semakin meningkatkan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan. (115)

Baca juga :  Nakes di RSU Negara Diberi Vitamin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini