17 Ton Bangkai Ikan Dievakuasi

picsart 07 18 06.03.37
BANGKAI IKAN - Karung putih berisikan bangkai ikan yang dievakuasi petugas bersama petani ikan di Danau Batur.

Bangli, DENPOST.id

Sebanyak 17 ton bangkai ikan dievakuasi dari keramba Danau Batur, Kintamani, Bangli. Hal ini sebagai dampak dari semburan belerang lereng Gunung Batur yang terjadi beberapa hari lalu.

Setelah sempat mereda, letupan belerang di Danau Batur kembali terjadi, Minggu (18/7/2021). Semburan ini terjadi di wilayah Desa Kedisan ke timur hingga ke Desa Abang Batu Dinding.

“Sebelumnya sempat mereda, namun, kemarin pagi semburan kembali terjadi,” kata Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma.

Dikatakan, pihaknya bersama petugas dan petani telah melakukan evakuasi terhadap bangkai ikan di Danau Batur. Secara kumulatif jumlahnya telah mencapai 17 ton bangkai ikan berhasil diangkat dari Danau Batur. Kemungkinan jumlahnya akan bertambah, mengingat bangkai-bangkai ikan masih ada di keramba “Sehari kami mengerahkan tiga truk dum. Bangkai ikan-ikan dibawa ke Desa Pengotan tepatnya di pengolah pupuk organik milik Pak Nyarka,” jelasnya.

Baca juga :  Di Bangli, Sekeluarga Covid-19 Dibolehkan Isoman

Disinggung kerugian petani, jelas Sarma, pihaknya belum bisa menghitung karena masih terjadinya semburan belerang susulan. Kemungkinan setelah kondisi normal baru bisa dikalkulasi kerugian petani.

Terkait bantuan untuk meringankan beban petani, sejatinya setiap ada musibah semburan belerang pihaknya telah berupaya mendapatkan bantuan dari pusat. Namun nyatanya, sampai saat ini permohonan Pemkab Bangli belum pernah ada respon. “Kami kembali akan mencoba mengetuk hati pusat agar bisa membantu petani yang terdampak semburan belerang,” pungkasnya. (128)

Baca juga :  Musim Hujan, DLHK Denpasar Rompes Pohon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini