Giri Prasta Pastikan Puluhan Ribu KK di Badung Dapat BST

Giri Prasta Pastikan Puluhan Ribu KK di Badung Dapat BST
BANTUAN - Penyaluran Bantuan Sosial Tunai selama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kabupaten Badung dilakukan secara simbolis, Senin (19/7/2021).

Mangupura, DENPOST.id

Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) selama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kabupaten Badung dilakukan secara simbolis, Senin (19/7/2021), di tiga kecamatan di Badung. Di Kecamatan Mengwi, penyerahan dipusatkan di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Mengwi; di Kecamatan Abiansemal di Wantilan Desa Adat Sedan dan di Kecamatan Petang dipusatkan di Wantilan Desa Adat Carangsari.

Dalam sambutannya, Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, memastikan sejumlah masyarakat Badung mendapatkan batuan dari Pemerintah Pusat maupun daerah. Giri Prasta menjelaskan, ada sejumlah program dari Pemerintah Pusat dan daerah yang dikucurkan untuk membantu masyarakat. Di antaranya bantuan dari program keluarga harapan (PKH) senilai Rp 200 ribu hingga 400 ribu. Di Kabupaten Badung, yang menerima manfaat program tersebut ada 4.800 kepala keluarga (KK). Kedua adalah program sembako dari Kementerian Sosial yang dikenal dengan Bantuan Program Non Tunai (BPNT). “Bantuan ini adalah bantuan uang yang nantinya bisa dibelanjakan melalui e-warung dan sudah ditentukan oleh Kemensos. Penerima manfaat BPNT di Kabupaten Badung ini sebanyak 6.878 KK. Selain itu ada Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos dengan keluarga penerima manfaat di Kabupaten Badung sebanyak 14.132 KK degan nominal Rp 300 ribu sebulan. Ini nanti penyalurannya lewat PT Pos Indonesia,” paparnya.

Baca juga :  Persiapkan Era Normalitas Kehidupan Baru Setelah Pandemi Covid-19, Badung Lakukan Ini

Lebih lanjut mantan Ketua DPRD Badung ini menjelaskan, selain dari Kemensos, ada pula Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD). “Untuk BLTDD ini sudah disalurkan di Kabupaten Badung dengan keluarga penerima manfaat itu jumlahnya 4.509 KK. Mereka yang sudah dapat BLT DD tidak berhak lagi mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Badung, karena ini murni dari APBD. Yang telah menerima bantuan itu ada 30.319 KK, sehingga kami akan memberikan bantuan BLT dari APBD sebanyak 98.830 KK, karena KK di Kabupaten Badung  tercatat sebanyak 129.149 KK. Jadi, dikalkulasi dari bantuan Pusat hingga daerah, semua KK di Badung dapat bantuan,” jelasnya.

Giri Prasta juga menegaskan, memang susah berbicara tentang data, tetapi akan lebih fatal lagi  ketika berbicara tanpa data. “Kita sudah ada data semuanya. Contoh di Kecamatan Mengwi, dari kecamatan hingga banjar mendata berapa yang sudah mendapat bantuan dana dari Pusat dan berapa yang belum. Nanti itu yang kita bantu dari APBD. Jika ada yang tercecer, kita sudah siapkan nomor yang bisa membantu yakni 081238000544. Ini adalah posko pengaduan yang kita miliki. Yang kedua adalah 085106924888. Kita sudah koordinasi dengan Dinas Sosial dan siap 24 jam untuk meberikan pelayanan,” katanya.

Baca juga :  Pujawali di Pura Uluwatu, Pemedek Diimbau Tak Bawa Ini

Salah satu penerima BLT, Made Sedana, menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. “Kita sebagai masyarakat wajib mengikuti imbauan pemerintah karena kita ketahui bersama pemerintah dari Pusat hingga daerah sudah bekerja untuk membantu masyarakatnya di tengan pandemi Covid-19 ini. Untuk di masa mendesak saat ini, bantuan yang diberikan pemerintah ini akan saya belikan sembako,” ucapnya. (a/115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini