Ingin PPKM Darurat Disetop? Tamba Haruskan Masyarakat Lakukan Ini

Ingin PPKM Darurat Disetop?Tamba Minta Masyarakat Lakukan Ini
RAKOR - Jajaran Forkompinda Jembrana di rumah Jabatan Bupati Jembrana untuk mengikuti rakor secara virtual.

Negara, DENPOST.id

Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat kembali diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Terhadap situasi ini, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, mengambil langkah inisiatif. Ditegaskan Tamba, jika ingin PPKM Darurat disetop, masyarakat harus mengikuti ketentuan di mana harus melaksanakan prokes ketat dan vaksin. Hal itu disampaikan Tamba di sela-sela Rakor Implementasi PPKM Level 4 di Pulau Jawa dan Bali yang digelar secara virtual di rumah jabatan Bupati Jembrana, Rabu (21/7/2021).

Baca juga :  Usulan Pansus HGB Gilimanuk Akan Dibawa ke Rapat Paripurna

“Guna tercapainya kekebalan kelompok, vaksin harus digenjot. Masyarakat juga harus disiplin prokes. Mulai besok siap-siap masyarakat akan diperiksa, kita akan melakukan razia vaksin. Razia vaksin nanti bisa di jalan maupun di desa-desa dan langsung kita lihat stastistik datanya. Masyarakat diharapkan selalu membawa kartu vaksinnya,” imbaunya.

Pihaknya menggenjot vaksin dengan menyediakan  tempat vaksin di Terminal Negara. Warga yang belum vaksin, bisa langsung divaksin. Dikatakan Tamba, lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Jembrana menyebabkan ruang ICU RSU Negara penuh dan parahnya sampai terjadi kelangkaan oksigen. Belum lagi ada terjadi penolakan PPKM Darurat oleh masyarakat.

“Bayangkan kalau oksigen dan liquid habis karena menumpuknya pasien. Ini bukan di Jembrana saja menumpuk, melainkan seluruh Indonesia, ini yang kita khawatirkan,” ujarnya.

Baca juga :  NAPI LPP KEROBOKAN KERACUNAN USAI MINUM DISINFEKTAN CAMPUR NUTRISARI

Dia kembali membeberkan fakta di mana dari 23 orang pasien terpapar Covid-19 yang meninggal, hanya 1 yang sudah divaksin itu pun hanya dosis 1. “Hal-hal ini menjadi keprihatinan kita, bahkan masyarakat meminta kepada saya untuk menolak PPKM. Kalau menolak, apakah masyarakat mau disiplin? Apakah semua sudah mengikuti vaksin?” tanya Tamba.

Ia menambahkan, di daerah lain semua masyarakat mengejar vaksin sampai mereka antre. “Kami mengimbau kepada masyarakat mari datang ke tempat vaksin, toh itu gratis dan bisa membantu meningkatkan imun tubuh, supaya keadaan kembali normal,” tandasnya. (120)

Baca juga :  Buka Saat Libur Galungan, Pokdarwis Passih Terapkan Prokes Ketat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini