Bocah yang Hilang Saat Memancing Ditemukan Mengambang di Sungai

0
13
picsart 07 22 09.37.47
JENASAH BOCAH - Petugas mengevakuasi jenasah bocah yang hilang di Baha, Mengwi, Badung.

Mengwi, DENPOST.id

Bocah 11 tahun yang hilang saat memancing di belakang rumahnya di Banjar Busana Kaja, Desa Baha, Mengwi, Badung, ditemukan meninggal, Kamis (22/7/2021) sekitar pukul 18.00 Wita. Jenasah I Made Deandra Harumbawa Adnyana mengambang di Tukad Dangkangan, Busana Kaja, Baha, Mengwi.

Kapolsek Mengwi, AKP Nyoman Darsana mengatakan jenasah Deandra awalnya ditemukan oleh salah seorang warga bernama I Made Redep (66). Awalnya sekitar pukul 17.30.Wita, saksi hendak mandi sambil mencari rumput di telabah di Banjar Cengkok, Desa Baha, Mengwi, Badung. “Setibanya di lokasi ternyata ada orang mandi, saksi lantas mengurungkan niatnya mandi,” ujarnya.

Baca juga :  Patroli Malam, Ini Imbauan Linmas dan LPM Legian

Selanjutnya saksi turun mengarah ke telabah Dangkangan sambil mencari buah kelapa yang jatuh. Beberapa saat kemudian saksi melihat jenasah laki-laki mengambang di sungai. “Saksi lantas menghubungi keluarga korban,” imbuhnya.

Menurut Darsana, saat ditemukan jenasah korban mengambang telungkup menggunakan celana pendek hitam garis coklat baju kaos hitam dengan posisi kepala berada di utara. Kondisi mayat sudah mengalami pembusukan. “Karena lokasinya berada di jalur yang sulit dijangkau, proses evakuasi sempat mengalami kendala,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, bocah usia 11 tahun hilang misterius di kebun warga di Banjar Busana Kaja, Desa Baha, Mengwi, Badung, Senin (19/7/2021) sekitar pukul 18.00 Wita. Meski pencarian melibatkan aparat gabungan Polsek Mengwi dan BPBD Kabupaten Badung, serta masyarakat setempat, namun hingga Selasa sore, bocah bernama I Made Deandra Harumbawa Andyana belum ditemukan.

Baca juga :  Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Perairan Tejakula

Kapolsek Mengwi AKP Nyoman Darsana mengatakan, pencarian masih terus dilakukan, namun petugas tidak menemukan jejak korban. “Belum bisa kami pastikan korban hilang karena apa. Namun pencarian tetap kami lakukan dengan menyusuri dua sungai kecil di sekitar hilangnya korban,” ucapnya.

Menurut Darsana, sekitar pukul 18.00 Wita, korban bersama dua temannya Eka (10) dan Angga (10) memancing ikan di kolam belakang rumahnya. Kemudian korban dan tiga temannya kembali ke rumah usai mancing. “Tiba-tiba, korban berlari ke belakang rumahnya menuju tegalan dengan tergesa-gesa,” ujarnya.

Baca juga :  Kantongi Sertifikat CHSE, Nusa Dua Klaim Siap Terima Kunjungan Wisatawan

Selanjutnya nenek korban, Ni Nyoman Suartini (56) mengejar dan memanggil cucunya. Namun korban menghilang dan tidak ditemukan. “Pencarian lantas dilanjutkan hingga pukul 22.00 Wita, tapi tidak ketemu. Dan pencarian juga dilajutkan keesokan harinya namun masih belum ketemu,” tandasnya. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini