Pandemi, Tunggakan PDAM Meningkat 25%

Pandemi, Tunggakan PDAM Meningkat 25%
Dirut PDAM Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana

Singaraja, DENPOST.id

Tunggakan pembayaran PDAM Tirta Hita Buleleng semasa pandemi meningkat 25% dari kondisi normal. Jika pada tahun 2020 lalu berkisar di angka Rp 5 miliar, untuk tahun 2021 ini tercatat Rp 6 miliar. Namun, hal itu tidak mengganggu perputaran keuangan perusahaan daerah yang memiliki saldo kas sekitar Rp 25 miliar.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PDAM Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana, Jumat (23/7/2021) usai rapat tahunan Dewan Pengawas dan Direksi. Menurutnya, memang ada tambahan tunggakan, namun dia memaklumi dalam situasi pandemi dan berharap perekonomian pasca-PPKM Darurat bisa membaik kembali. “Kita maklumi ada tambahan tunggakan, tetapi tidak sampai mengganggu keuangan perusahaan. Mudah-mudahan segera berlalu masa pandemi dan perekonomian membaik kembali,” harapnya.

Baca juga :  Buleleng Terima 3.590 Dosis Vaksin Covid-19

Di sisi lain, Lestariana akan mengakhiri masa jabatannya pada Agustus 2021. Terkait siapa penggantinya, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana yang hadir dalam rapat tahunan itu justru memberi sinyal taka da pergantian. “Kalau kinerjanya bagus, untuk apa diganti? Toh kita tahu prestasi PDAM Buleleng hingga tingkat nasional. Lanjutkan saja sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada,” tandasnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini