Dua Ormas Perang, Seorang Tewas Usai Ditebas

picsart 07 23 05.09.08
EVAKUASI JENASAH - Petugas BPBD Kota Denpasar, saat mengevakuasi jenasah oknum anggota ormas yang ditebas.

Monang-maning, DENPOST.id

Dua kelompok ormas perang di wilayah Kota Denpasar, Jumat (23/7/2021) sekitar pukul 15.00 Wita. Peristiwa yang terjadi di Jalan Subur arah Jalan Kalimutu, Tegal Harum, Denpasar Barat itu mengakibatkan seorang anggota ormas Gede Budiarsa alias De Budi (24) asal Kubutambahan, Buleleng, tewas ditebas.

Informasi dihimpun, perang tersebut melibatkan anggota ormas bersenjata dengan belasan anggota kelompok Mata Elang yang selama ini dikenal sebagai tukang tarik motor yang kreditnya macet. “Dua kelompok yang ribut, satu dari Mata Elang dan satu lagi anggota ormas,” kata sumber petugas.

Baca juga :  Gubernur Koster Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Berakhir

Peristiwa tersebut terjadi, saat dua oknum anggota ormas mendatangi anggota Mata Elang di Jalan Gunung Patuha, Denpasar. Tiba di lokasi, dua anggota ormas yang salah satunya diketahui bernama Gede Budiarsa langsung menanyakan unit motor yang sempat ditarik anggota Mata Elang. “Kemudian mereka terlibat cekcok mulut hingga akhirnya salah satu anggota ormas ini memukul anggota Mata Elang bernama Joe,” bebernya.

Sementara satu orang anggota ormas lainnya memecahkan kaca markas Mata Elang. Tidak terima sekitar tujuh orang anggota Mata Elang bersama pentolannya, Beni melakukan perlawanan. Kedua anggota ormas ini lari ke Jalan Gunung Rinjani untuk menyelamatkan diri. Tak disangka, keributan tersebut membuat anggota kelompok Mata Elang lainnya yang sedang duduk di warung ikut mengejar kedua anggota ormas ini dengan menggunakan sajam dan batu.

Baca juga :  Berawal dari Bercanda, Oknum PNS Cabul Ngaku Khilaf

Tepat di simpang Jalan Subur dan Jalan Kalimutu, anggota ormas bernama Gede Budiarsa ditebas membabi buta hingga terjatuh. “Tadi masih sempat minta tolong. Tapi karena warga juga takut akhirnya tewas di lokasi. Tangannya putus,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Doddy enggan berkomentar terkait peristiwa tersebut. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini