Buntut Pembantaian Anggota Ormas, Pihak Finance akan Diproses

Buntut Pembantaian Anggota Ormas, Pihak Finance akan Diproses
Buntut Pembantaian Anggota Ormas, Pihak Finance akan Diproses

Padangsambian, DENPOST.id

Penanganan kasus pembantaian yang terjadi di simpang Jalan Subur, Denpasar Barat, pada Jumat 23 Juli 2021 dan menewaskan Gede Budiarsana (24), terus bergulir. Polresta Denpasar telah menetapkan 6 tersangka dalam kasus tersebut.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, menerangkan, pascakejadian tersebut, pihaknya sudah melakukan gelar perkara dan menetapkan 6 tersangka. “Ya sudah ada 6 tersangka dan para pelaku ini masih diperiksa,” terang Jansen, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga :  Lolos di Gilimanuk, 15 Calon ABK Brebes Dikarantina di Denpasar

Diungkapkannya, dari 6 tersangka dalam kasus tersebut, 2 di antaranya orang Bali. Sementara dari hasil lidik, kericuhan tersebut bermotif kasus finance antara debitur dan kreditur.

“Ada kemacetan dalam pembayaran angsuran dan kemudian pihak finance mungkin menyuruh oknum-oknum tertentu untuk bisa menarik. Ini salah menurut hukum. Termasuk pihak finance akan kita proses,” tegas perwira melati tiga dipundak itu.

Mantan Wadireskrimsus Polda Papua Barat itu mengatakan, sesuai Undang Undang Fidusia, apabila menarik atau ada wan prestasi harus ada putusan pengadilan. “Tidak boleh main sita. Jadi saya minta ini kejadian yang terakhir. Pihak finance akan kita tindak tegas apabila ada masih kejadian serupa terjadi lagi,” pintanya.

Baca juga :  Kenaikan Covid-19 di Bali Dipengaruhi Kasus Luar

Jansen kembali menjelaskan, bila ada tunggakan dari pihak kredit motor atau mobil dan sebagainya, tidak boleh asal main tarik. “Ini harus sesuai ketentuan yang berlaku antara lain harus ada keputusan pengadilan. Apabila tidak ada (putusan pengadilan), berarti itu dianggap tindakan kriminal. Dan finance akan kita proses,” paparnya.

Saat ini, kata Jansen, keenam tersangka sudah ditahan dan diperiksa. Dari 6 tersangka tersebut, pelaku utama yakni Wayan S. “5 tersangka lainnya menyerahkan diri. Mereka gentle menyerahkan diri dan mereka kami proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (124)

Baca juga :  Kembali, 1 Pasien Covid-19 Meninggal di Denpasar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini