Tiga Pekan PPKM, Ratusan Usaha Non-Esensial Ditutup

picsart 07 25 01.32.21
TUTUP ANGKRINGAN – Tim Yustisi menutup angkringan di Jl. Setiabudi Denpasar, yang buka lewat pukul 21.00 Wita, saat PPKM perpanjangan, Sabtu (24/7/2021) malam.

Ubung Kaja, DENPOST.id

Tim Yustisi Kota Denpasar selama tiga pekan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3 Juli sampai PPKM diperpanjang 25 Juli 2021, menutup ratusan usaha non esensial. Dari ratusan yang ditutup, 102 pemilik usaha non esensial diproses tipiring (tindak pidana ringan) ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga di sela-sela sidak PPKM di Jl. Gunung Galunggung Denpasar, Minggu (25/7/2021) mengatakan usaha non esensial yang diteribkan saat sidak pagi, siang dan malam oleh tim Aman Nusa dan masing-masing tim kecamatan memberi peringatan sekaligus membina ratusan pemilik usaha non esensial yang buka melanggar Surat Edaran (SE) Gubernur Bali dan SE Walikota Denpasar. Sedangkan 191 usaha non esensial diproses ke tipiring karena tidak mengindahkan aturan yang ada selama PPKM Darurat maupun PPKM perpanjangan.

Baca juga :  Di Denpasar, Pelanggar Prokes Masih Marak

Usaha di luar kritikal dan esensial ini dapat mengundang kerumunan berdampak munculnya kasleter baru penyebaran virus Korona. Namun, pemilik usaha kucing-kucingan buka sehingga tim Yustisi mengambil tindakan tegas menutup dengan memasang stiker. ”Pemilik usaha ini sudah kami proses ke tipring dan masing-masing didenda Rp1 juta,’’ kata Anom Sayoga.

Anom Sayoga menjelaskan selama PPKM perpanjangan, usaha boleh buka hingga pukul 21.00 Wita, dan tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes). Usaha esensial dan kritikal harus menerapan WFH dan WFO. Kalau rumah makan dan restoran dizinkan buka dari pagi sampai pukul 21.00 Wita, hanya melayani delivery, tapi tidak boleh melayani makan di tempat untuk menghindari kerumunan. (103)

Baca juga :  Kakek Cabul Divonis 9 Tahun Penjara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini